Arti Kata "psikoneurosis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "psikoneurosis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

psikoneurosis

psi·ko·neu·ro·sis /psikonéurosis/ n Psi neurosis yg terjadi krn konflik emosional

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "psikoneurosis"

📝 Contoh Penggunaan kata "psikoneurosis" dalam Kalimat

1.psikoneurosis sering dialami oleh individu yang mengalami stres berlebihan dalam pekerjaan.
2.Dokter psikis kemudian mendiagnosis pasiennya mengalami psikoneurosis yang memerlukan perawatan intensif.
3.Pengalaman traumatis masa lalu dapat menyebabkan psikoneurosis yang mempengaruhi keseimbangan emosi pasien.
4.Dalam psikoterapi, psikoneurosis sering diatasi dengan teknik relaksasi dan pengelolaan stres.
5.Keterampilan mengenali gejala psikoneurosis dapat membantu seseorang mengidentifikasi diri sendiri yang memerlukan perawatan mental.

📚 Artikel terkait kata "psikoneurosis"

Mengenal Kata 'psikoneurosis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Psikoneurosis" - Inspirasi dan Motivasi

Pengertian Umum dan Konteks Historis

Psikoneurosis adalah kondisi mental yang terjadi karena konflik emosional. Kata ini pertama kali digunakan pada awal abad ke-20 untuk menggambarkan gangguan mental yang disebabkan oleh perpaduan antara faktor psikologis dan neurologis. Dalam konteks historis, psikoneurosis sering digunakan untuk menjelaskan fenomena seperti gangguan saraf yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah pada masa itu.

Contoh Penggunaan Kata Psikoneurosis

Kata psikoneurosis sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti: - Pasien tersebut menderita psikoneurosis yang parah setelah mengalami kecelakaan dan tidak dapat pulih seperti sebelumnya. - Guru yang memiliki psikoneurosis terkadang sulit untuk menghadapi murid-muridnya karena gangguan emosional yang dialaminya. - Psikoterapis dapat membantu pasien mengatasi psikoneurosis dengan cara mengidentifikasi dan mengatasi sumber konflik emosional.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, psikoneurosis dapat mempengaruhi seseorang dalam berbagai aspek, seperti hubungan sosial, karir, dan kesehatan mental. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala psikoneurosis dan mencari bantuan dari profesional jika perlu. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kesehatan mental dan menjalani kehidupan yang lebih seimbang.