Arti Kata "puasa wajib" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "puasa wajib" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

puasa wajib

puasa yang diwajibkan (msl dalam bulan Ramadan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "puasa wajib"

📝 Contoh Penggunaan kata "puasa wajib" dalam Kalimat

1.Dalam bulan Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk menjalankan puasa wajib sebanyak 30 hari.
2.Pada kegiatan kampus, mahasiswa dibatasi untuk beraktivitas setelah selesai berpuasa wajib.
3.Kebijakan pemerintah menetapkan hari raya Idul Fitri sebagai hari libur untuk menghargai kesuksesan menjalankan puasa wajib.
4.Sebagai pelajar, anak-anak harus belajar menghargai kesabaran dan disiplin yang diperoleh dari menjalankan puasa wajib.
5.Pada acara sosial yang diadakan di masjid, para narasumber mengajarkan makna dan manfaat menjalankan puasa wajib.

📚 Artikel terkait kata "puasa wajib"

Mengenal Kata 'puasa wajib' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Puasa Wajib" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam agama Islam, **puasa wajib** merupakan salah satu rukun Ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap muslim. **Puasa wajib** ini biasanya dilakukan pada bulan Ramadan, yang merupakan bulan suci dalam kalender Islam. **Puasa wajib** tidak hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai kesempatan untuk meningkatkan iman dan keimanan seseorang. **Puasa wajib** memiliki konteks historis yang unik. Dalam masa kekhalifahan Islam, **puasa wajib** dijalankan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kesucian dan pengorbanan. Mereka berpuasa untuk menunjukkan kesetiaan dan ketaatan kepada Allah SWT. **Puasa wajib** ini juga memiliki dampak positif pada masyarakat, seperti meningkatkan kepedulian dan kebaikan. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata **puasa wajib** dalam kalimat yang alami: - "Saya akan melakukan **puasa wajib** selama bulan Ramadan untuk meningkatkan imanku." - "Ibu saya meminta saya untuk melakukan **puasa wajib** sebagai bentuk rasa syukur." - "Saya tidak bisa melakukan **puasa wajib** karena sakit, namun saya tetap melakukan ibadah lainnya." Dalam kehidupan sehari-hari, **puasa wajib** memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang melakukan **puasa wajib** sebagai bentuk pengorbanan dan kesucian. **Puasa wajib** juga dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian seseorang terhadap kehidupan lainnya.