Arti Kata "punggal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "punggal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

punggal

pung·gal a terpotong atau patah ujungnya (pucuk dsb);
me·mung·gal v memotong atau mematahkan (ujung, pucuk, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "punggal"

📝 Contoh Penggunaan kata "punggal" dalam Kalimat

1.Paku punggal tidak bisa digunakan lagi karena ujungnya telah terpotong.
2.Pengrajin kayu sangat berhati-hati saat memotong kayu agar tidak punggal.
3.Dia memotong ranting pohon dengan hati-hati agar tidak punggal.
4.Kami membutuhkan benda yang tidak punggal untuk digunakan dalam proyek ini.
5.Penggunaan benda punggal dapat menyebabkan cedera saat digunakan dalam kegiatan olahraga.

📚 Artikel terkait kata "punggal"

Mengenal Kata 'punggal' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Penggunaan Kata "Punggal" dalam Bahasa Indonesia

Kata "punggal" memiliki arti yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, "punggal" memiliki arti "terpotong atau patah ujungnya (pucuk dsb)" dan "memotong atau mematahkan (ujung, pucuk, dsb)". Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses memotong atau mematahkan suatu benda, seperti batang pohon atau bambu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "punggal" masih sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Pohon pisang itu punggal karena terkena petir", atau "Bambu itu memunggal ketika dirobek oleh gajah". Contoh lainnya adalah "Pakai pisau untuk memunggal kayu agar lebih mudah dibagi". Dalam kalimat-kalimat ini, kata "punggal" digunakan untuk menggambarkan proses memotong atau mematahkan suatu benda. Penggunaan kata "punggal" juga relevan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam proses memotong kayu untuk membuat mebel, kita harus memunggal kayu terlebih dahulu agar lebih mudah dibagi. Dalam budaya Indonesia, kata "punggal" juga digunakan dalam beberapa istilah, seperti "punggal-punggal" yang berarti "memotong-motong" atau "mematahkan-matahkan". Dalam beberapa contoh ini, kata "punggal" digunakan untuk menggambarkan proses yang lebih kompleks dan mendalam.