Arti Kata "pupur ayam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pupur ayam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pupur ayam

tempat ayam memupur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pupur ayam"

📝 Contoh Penggunaan kata "pupur ayam" dalam Kalimat

1.Di kebun ayam tersebut terdapat tempat yang menjadi pupur ayam, dimana ayam datang untuk beristirahat.
2.pupur ayam di desa kami masih digunakan sebagai tempat untuk mengobati luka pada ayam.
3.Saya harus membersihkan area pupur ayam di peternakan sebelum memasuki musim hujan.
4.pupur ayam yang digunakan untuk perawatan ayam menjadi salah satu keunggulan dari peternakan kami.
5.Para peternak harus memastikan kebersihan dan kesehatan pupur ayam untuk menjaga kesejahteraan ayam.

📚 Artikel terkait kata "pupur ayam"

Mengenal Kata 'pupur ayam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pupur Ayam" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pupur ayam" mungkin masih asing di telinga sebagian besar orang, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan bahasa lisan tradisional Indonesia. Namun, bagi mereka yang telah tumbuh dalam lingkungan budaya yang kaya, kata ini mungkin sudah tidak asing lagi. Secara umum, pupur ayam merujuk pada tempat ayam memupur, yang biasanya terletak di sekitar rumah atau tempat tinggal. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan dalam lagu-lagu rakyat atau cerita-cerita yang berkembang di pedesaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata "pupur ayam" dalam konteks yang berbeda-beda. Contohnya, "Ayam itu memupur di pupur ayam depan rumah" atau "Kita harus pergi ke pupur ayam untuk mencari ayam yang hilang". Dalam kalimat-kalimat ini, kata "pupur ayam" digunakan untuk menggambarkan tempat yang menjadi rumah bagi ayam-ayam tersebut. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan sebagai tempat bagi manusia untuk melakukan kegiatan seperti bermain, bersosialisasi, atau bahkan beribadah. Dalam budaya Indonesia modern, konsep pupur ayam masih sangat relevan. Banyak tempat-tempat umum seperti taman, lapangan, atau bahkan kampus yang dapat diibaratkan sebagai pupur ayam. Di tempat-tempat ini, manusia dapat berkumpul, berinteraksi, dan melakukan kegiatan yang positif. Dengan demikian, kata "pupur ayam" tidak hanya berarti tempat ayam memupur, tetapi juga simbol dari ruang sosial yang kaya dan beragam.