Arti Kata "putus usia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "putus usia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

putus usia

mati

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "putus usia"

📝 Contoh Penggunaan kata "putus usia" dalam Kalimat

1.Kasus kecelakaan udara menyebabkan beberapa korban putus usia dalam keadaan tragis.
2.Kami sangat sedih mendengar kabar bahwa ayah mertua putus usia akibat penyakit kronis.
3.Pemerintah akan memberikan bantuan kepada keluarga korban yang putus usia dalam kecelakaan kereta api.
4.Pengumuman resmi dari pihak sekolah mengkonfirmasi bahwa seorang siswa putus usia akibat kecelakaan saat berolahraga.
5.Kematian orang tua yang putus usia membuat kami merasa sangat sedih dan kehilangan.

📚 Artikel terkait kata "putus usia"

Mengenal Kata 'putus usia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "putus usia" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "putus usia" sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, tetapi maknanya tetap sama: **mati**. Istilah ini memiliki sejarah panjang dan kompleks, dengan akar yang terhubung dengan konsep **mortalitas** dan **kematian** dalam budaya Indonesia. Dalam masyarakat modern, kata putus usia sering digunakan untuk menggambarkan kehilangan seseorang yang terkasih, tetapi pada awalnya, istilah ini memiliki konotasi yang lebih formal dan medis.

Penggunaan Kata "putus usia" dalam Konteks Sehari-hari

Kata putus usia sering digunakan dalam kalimat yang alami dan nyata. Misalnya, "Saya sangat terpukul ketika mendengar berita tentang **kematian** ayah saya." Dalam kalimat ini, kata putus usia digunakan untuk menggambarkan kehilangan seorang terkasih. Contoh lain adalah, "Rumah sakit tersebut memiliki tingkat **mortalitas** yang tinggi karena kurangnya fasilitas medis." Dalam kalimat ini, kata putus usia digunakan untuk menggambarkan tingkat kematian yang tinggi di rumah sakit tersebut.

Relevansi Kata "putus usia" dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata putus usia memiliki relevansi yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam konteks **agama**, kata putus usia sering digunakan untuk menggambarkan kehilangan seseorang yang telah mengalami **kematian**. Dalam konteks **sosial**, kata putus usia sering digunakan untuk menggambarkan dampak **mortalitas** yang tinggi di masyarakat, seperti dalam kasus **epidemi**. Dalam konteks **budaya**, kata putus usia sering digunakan untuk menggambarkan kehilangan seseorang yang telah meninggalkan jejak yang signifikan dalam masyarakat, seperti dalam kasus **pahlawan**. Dalam semua aspek kehidupan ini, kata putus usia memiliki makna yang sama: **mati**.