Arti Kata "putus-putus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "putus-putus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

putus-putus

pu.tus-pu.tus berkali-kali putus; selalu putus saja

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "putus-putus"

📝 Contoh Penggunaan kata "putus-putus" dalam Kalimat

1.Rambu-rambu lalu lintas harus dipasang putus-putus di setiap persimpangan.
2.Saya sangat mengeluhkan jalan tol yang sering putus-putus karena kerusakan.
3.Dia suka menulis tentang perjalanan ke luar negeri, yang sering putus-putus karena perubahan rencana.
4.Dalam buku sejarah, kita bisa membaca tentang perlawanan yang terjadi putus-putus di masa lalu.
5.Karena hujan deras, pembangunan jalan harus dihentikan karena kerusakan putus-putus.

📚 Artikel terkait kata "putus-putus"

Mengenal Kata 'putus-putus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "putus-putus" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "putus-putus" sering digunakan dalam berbagai konteks dan makna dalam bahasa Indonesia. Secara etimologis, kata ini memiliki makna umum yang mengacu pada sesuatu yang berkali-kali putus, atau selalu putus saja. Dalam sejarahnya, kata ini mungkin dipengaruhi oleh bahasa daerah atau bahasa lokal yang digunakan di Indonesia, namun tidak diketahui secara pasti. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "putus-putus" sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak stabil atau tidak terus-menerus. Misalnya, "Hubungan kami selalu putus-putus karena kita tidak bisa bertemu secara teratur." atau "Koneksi internet di rumah kami putus-putus karena sinyal yang lemah." Dalam konteks ini, kata "putus-putus" digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak terus-menerus. Kata "putus-putus" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, kata ini sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, seperti dalam percakapan sehari-hari atau dalam media sosial. Misalnya, "Saya putus-putus dengan seseorang karena kita tidak cocok." atau "Koneksi internetku putus-putus dan tidak bisa digunakan." Dalam konteks ini, kata "putus-putus" digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak terus-menerus. Dalam beberapa kasus, kata "putus-putus" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif, seperti dalam konteks motivasi dan inspirasi. Misalnya, "Jangan menyerah, teruslah berusaha dan jangan putus-putus dalam mencari solusi." Dalam konteks ini, kata "putus-putus" digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak terus-menerus, namun juga untuk menggambarkan kekuatan dan motivasi untuk terus berusaha.