Arti Kata "rampok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rampok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rampok

ram·pok n 1 orang yg mengambil dng paksa dan kekerasan barang milik orang; 2 nama sejenis pancing yg memakai 4—5 mata kail yg dijadikan satu: selain memancing dng cara biasa, ada istilah --;
me·ram·pok v 1 mencuri dng paksa (biasanya dilakukan oleh lebih dr satu orang): sebelum ~ , mereka menganiaya korbannya; 2 merampas dng kekerasan: penjahat tidak berhasil ~ uang saudagar itu; 3 mencuri barang (uang) dl jumlah banyak;
pe·ram·pok n orang yg merampok; penggedor; penggarong: tiga orang dr komplotan ~ itu sudah tertangkap;
pe·ram·pok·an n 1 proses, cara, perbuatan merampok; 2 perkara merampok: ~ itu telah ditangani oleh polisi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rampok"

📝 Contoh Penggunaan kata "rampok" dalam Kalimat

1.Pemuda itu tewas akibat terjatuh saat berusaha melawan para penjahat yang sedang merampok toko.
2.Para polisi sedang menangani perkara merampok yang berulang kali terjadi di kota.
3.Pengalaman merampok pertama kali dialami oleh seorang remaja karena ingin memenuhi kebutuhan hidup.
4.rampok di film tersebut terlihat sangat berani dan gagah, tetapi dalam kenyataannya mereka adalah orang-orang yang kejam.
5.Pada zaman modern, polisi menggunakan teknologi canggih untuk mengungkap kasus merampok di kota.

📚 Artikel terkait kata "rampok"

Mengenal Kata 'rampok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rampok" - Mencuri Hati dan Harta

Kata "rampok" memiliki makna yang cukup kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini mengacu pada orang yang mengambil barang milik orang lain dengan paksa dan kekerasan. Dalam sejarah, kata "rampok" telah menjadi istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan jenis kejahatan ini. Dalam konteks sosial, kata "rampok" seringkali dihubungkan dengan kejahatan yang berat dan membahayakan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rampok" seringkali digunakan dalam kalimat yang alami. Contohnya, "Polisi berhasil menangkap pelaku rampok yang melakukan kejahatan di pasar tradisional." Atau, "Mereka menjadi korban rampok yang berani mengancam dan mengancam." Dalam beberapa kasus, kata "rampok" juga digunakan untuk menggambarkan jenis pancing yang menggunakan mata kail yang banyak. Misalnya, "Dia menggunakan pancing rampok untuk menangkap ikan di laut." Namun, dalam budaya Indonesia modern, kata "rampok" memiliki makna yang lebih luas lagi. Selain mengacu pada kejahatan, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat sombong dan meremehkan orang lain. Contohnya, "Dia adalah seorang rampok yang selalu ingin memiliki yang terbaik dan tidak peduli dengan orang lain." Dalam beberapa kasus, kata "rampok" juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat korup dan tidak adil. Misalnya, "Dia adalah seorang rampok yang selalu ingin memperkaya dirinya sendiri dengan cara yang tidak adil."