Arti Kata "rancau" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rancau" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rancau

ran·cau a 1 kacau; rincu; 2 bertukar-tukar pemakaiannya, keliru penempatannya; 3 rusuh; tidak aman; tidak tenteram: penduduk di daerah itu semakin tidak --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rancau"

📝 Contoh Penggunaan kata "rancau" dalam Kalimat

1.Ketika ada kecelakaan lalu lintas, jalan itu menjadi rancau dan berisiko menimbulkan kecelakaan lain.
2.Penggunaan kata-kata yang salah dapat menyebabkan makna yang keliru, sehingga tulisan itu menjadi rancau dan tidak jelas.
3.Banyak orang yang merasa tidak aman di daerah tersebut karena situasi yang sering menjadi rancau dan tidak tenteram.
4.Ketika mengikuti tes, siswa harus berhati-hati agar tidak membuat jawaban yang rancau dan salah.
5.Pada malam natal, suara musik yang keras dan suara orang-orang yang merayakan dapat membuat lingkungan menjadi rancau dan tidak tenang.

📚 Artikel terkait kata "rancau"

Mengenal Kata 'rancau' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rancau" - Ketentraman yang Terganggu

Kata "rancau" memiliki makna yang kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, "rancau" dapat diartikan sebagai keadaan yang kacau, rincu, atau tidak aman. Makna ini telah berkembang sejak zaman kolonial, ketika bahasa Indonesia mulai berkembang sebagai bahasa resmi. Dalam konteks historis, kata "rancau" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak tenteram. Misalnya, ketika masyarakat di daerah tertentu mengalami bencana alam, dapat dikatakan bahwa mereka hidup dalam keadaan rancau. Dalam konteks sosial, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak aman atau tidak nyaman. Contoh penggunaan kata "rancau" dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut. Misalnya, "Penduduk di daerah itu hidup dalam keadaan rancau setelah terjadi bencana alam." Atau, "Kota kami sedang mengalami masa rancau karena adanya perdebatan politik." Dalam kedua contoh ini, kata "rancau" digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak tenteram. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rancau" masih digunakan untuk menggambarkan berbagai situasi yang tidak nyaman atau tidak aman. Misalnya, ketika ada kerusuhan di pusat perbelanjaan, dapat dikatakan bahwa situasi tersebut rancau. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak tenteram dalam berbagai aspek kehidupan.