Arti Kata "randung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "randung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

randung

ran·dung v, me·ran·dung·kan v melanggarkan; menginjakkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "randung"

📝 Contoh Penggunaan kata "randung" dalam Kalimat

1.Dia harus me-randung sepatu kotornya sebelum memasuki ruang tamu.
2.Sebelum memasuki lapangan, pelatih harus me-randung garis batas yang telah ditentukan.
3.Dia me-randung sepatu dan mengelapnya dengan kain yang lembut.
4.Dia tidak bisa me-randung tangan kanannya karena cedera yang cukup parah.
5.Dia harus memastikan sebelum me-randung tangga agar tidak ada orang di bawahnya.

📚 Artikel terkait kata "randung"

Mengenal Kata 'randung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Randung" - Makna dan Contoh Penggunaan

Kata "randung" memiliki makna yang umum digunakan dalam bahasa Indonesia, yaitu melanggarkan atau menginjakkan. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini seringkali terkait dengan aktivitas agraris dan pertanian, di mana petani harus menginjakkan kaki mereka di atas tanah untuk menanam tanaman atau melakukan perawatan lainnya. Dalam beberapa kesempatan, kata randung juga digunakan untuk menggambarkan proses memecahkan atau menghancurkan benda-benda dengan cara menginjakkan kaki. Contoh-contoh penggunaan kata randung dalam kalimat yang alami adalah: - "Petani harus meregangkan kaki mereka sebelum menginjakkan kaki di atas tanah yang lembut." - "Anak kecil perlu dipandu agar tidak menginjakkan kaki di atas benda tajam." - "Pekerja konstruksi harus berhati-hati agar tidak menginjakkan kaki di atas benda-benda yang tidak stabil." Kata randung juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kesempatan, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses memecahkan atau menghancurkan benda-benda dengan cara menginjakkan kaki. Selain itu, kata randung juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu-lagu tradisional atau dalam proses adat-istiadat tertentu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata "randung" memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dengan memahami makna dan contoh penggunaan kata randung, kita dapat lebih mudah berkomunikasi dan mengungkapkan gagasan dengan lebih efektif.