Arti Kata "rangah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rangah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rangah

ra·ngah a congkak; angkuh; pongah; sombong;
me·ra·ngah v berlaku (bertindak) congkak (angkuh, pongah)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rangah"

📝 Contoh Penggunaan kata "rangah" dalam Kalimat

1.Dia selalu berperilaku rangah dan angkuh di depan teman-temannya.
2.Saya menilai dia sangat pongah karena sering mengumbar harta kekayaannya di media sosial.
3.Di sekolah, dia selalu berlaku congkak dan sombong terhadap teman-temannya yang kurang beruntung.
4.Saya tidak senang melihat dia berlaku me·ra·ngah dan menghina orang lain hanya karena perbedaan pendapat.
5.Dalam novel itu, protagonis digambarkan sebagai seorang yang sangat merangah dan tidak mau menerima kritik dari orang lain.

📚 Artikel terkait kata "rangah"

Mengenal Kata 'rangah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rangah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "rangah" seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan seseorang yang angkuh, pongah, atau sombong. Dalam konteks sejarah, kata ini juga dikaitkan dengan perilaku kononnya sombong dari bangsawan atau keluarga bangsawan pada masa lalu. Meskipun terdengar seperti perilaku yang tidak diinginkan, namun kata "rangah" juga bisa digunakan dalam arti yang lebih positif, sebagai inspirasi dan motivasi untuk menjadi lebih percaya diri dan mandiri.

Contoh Penggunaan Kata "rangah" dalam Kalimat

Dalam percakapan sehari-hari, kita sering menemukan kata "rangah" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang berperilaku sombong atau pongah. Contohnya, "Dia menjadi rangah setelah mendapat hadiah hadiah dari orang tuanya." Atau, "Dia selalu ingin terlihat rangah di depan teman-temannya." Namun, kata "rangah" juga bisa digunakan dalam arti positif, seperti "Dia menjadi lebih rangah setelah berhasil menyelesaikan proyeknya sendiri."

Relevansi Kata "rangah" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "rangah" memiliki relevansi yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, kita sering menganggap seseorang yang berperilaku sombong atau pongah sebagai orang yang rangah. Namun, pada sisi lain, kata "rangah" juga bisa digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk menjadi lebih percaya diri dan mandiri. Dengan demikian, kita dapat menggunakan kata "rangah" dalam konteks yang lebih positif, sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik dan lebih percaya diri dalam hidup.