Arti Kata "ranjau" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ranjau" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ranjau

ran·jau n 1 pancang kecil-kecil dan tajam (dr besi, buluh, dsb) yg ditancapkan di tanah untuk melukai kaki orang atau untuk membunuh binatang: jalan itu penuh dng --; 2 alat peledak yg ditanam di tanah atau ditempatkan di laut: kapal itu tenggelam krn melanggar -- laut; 3 ki sesuatu yg sengaja dibuat untuk mencelakakan orang; tipu muslihat;
duduk meraut -- , tegak meninjau jarak (duduk meraut -- , berdiri melihat musuh), pb selalu bekerja dng waspada;
-- bicara undang-undang yg membatasi kemerdekaan orang berbicara di muka umum (rapat umum, rapat terbuka); -- cacak ranjau yg dipasang tegak lurus; -- darat alat peledak yg ditanam di dl tanah untuk menghalang-halangi musuh; -- lapuk tipu muslihat yg tersembunyi (tidak terlihat); -- laut alat peledak yg dipasang di laut untuk meledakkan kapal musuh yg menyentuhnya; -- pers undang-undang yg membatasi kemerdekaan orang menulis di dl surat kabar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ranjau"

📝 Contoh Penggunaan kata "ranjau" dalam Kalimat

1.Di jalan menuju desa, banyak ranjau yang telah ditanam oleh pihak militer untuk menghalangi gerakan musuh.
2.Penggunaan ranjau di laut sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kapal tenggelam dalam hitungan detik.
3.Kami harus berhati-hati dalam menempuh jalan yang telah ditanam dengan banyak ranjau oleh pihak musuh.
4.Ketua komisi tersebut menggunakan ranjau undang-undang untuk membatasi kemerdekaan orang berbicara di muka umum.
5.Dalam perang gerilya, pasukan kita menggunakan ranjau darat untuk menghalangi gerakan musuh dan merebut kembali wilayah yang telah mereka kuasai.

📚 Artikel terkait kata "ranjau"

Mengenal Kata 'ranjau' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ranjau" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ranjau" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara historis, kata ini telah digunakan untuk menggambarkan pancang kecil-kecil dan tajam yang ditancapkan di tanah untuk melukai kaki orang atau membunuh binatang. Namun, dalam konteks modern, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan alat peledak yang ditanam di tanah atau laut untuk menghalangi musuh. Dalam prakteknya, kata "ranjau" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Jalan itu penuh dengan ranjau, jadi kita harus berhati-hati" atau "Kapal itu tenggelam karena melanggar ranjau laut". Dalam konteks ini, kata "ranjau" digunakan untuk menggambarkan situasi yang berbahaya dan memerlukan perhatian khusus. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ranjau" juga digunakan untuk menggambarkan tipu muslihat atau alat peledak yang digunakan untuk mencelakakan orang. Misalnya, "Dia menggunakan ranjau untuk mencelakakan lawannya" atau "Pemerintah menggunakan ranjau untuk menghalangi musuh". Dalam konteks ini, kata "ranjau" digunakan untuk menggambarkan situasi yang berbahaya dan memerlukan perhatian khusus.

Ranjau dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata "ranjau" juga digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam dunia militer, kata "ranjau" digunakan untuk menggambarkan alat peledak yang ditanam di tanah atau laut untuk menghalangi musuh. Dalam dunia hukum, kata "ranjau" digunakan untuk menggambarkan undang-undang yang membatasi kemerdekaan orang berbicara di muka umum.

Cara Menghindari Ranjau

Untuk menghindari ranjau, kita perlu berhati-hati dan waspada. Misalnya, saat berjalan di jalan yang penuh dengan ranjau, kita perlu memperhatikan setiap langkah kita. Saat berbicara, kita perlu memperhatikan kata-kata yang kita gunakan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Dengan demikian, kita dapat menggunakan kata "ranjau" dengan lebih tepat dan bijak dalam berbagai konteks.