Arti Kata "maleman" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "maleman" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

maleman

ma·lem·an n selamatan atau kenduri pd malam tanggal ganjil pd bulan Puasa (Ramadan) tanggal 20 tibanya Lebaran: pd waktu yg disebut -- itu penduduk banyak yg mengadakan kenduri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "maleman"

📝 Contoh Penggunaan kata "maleman" dalam Kalimat

1.Pada malam tanggal ganjil bulan Ramadan, banyak warga mengadakan kenduri maleman.
2.Penduduk kota ini menyambut lebaran dengan pesta maleman di lapangan.
3.Dalam kesempatan maleman itu, para tetangga mendatangkan hidangan khas daerah.
4.Malam tanggal ganjil bulan Ramadan adalah waktu yang ideal untuk mengadakan maleman bersama keluarga.
5.Pada tahun ini, pemerintah menggelar kegiatan gotong royong maleman menjelang lebaran.

📚 Artikel terkait kata "maleman"

Mengenal Kata 'maleman' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Maleman" - Tradisi Lebaran yang Penuh Makna

Sejarah dan Makna Maleman

Maleman adalah salah satu tradisi yang sangat populer di Indonesia, terutama pada bulan Ramadan. Dalam arti resmi, maleman digunakan untuk menyebutkan selamatan atau kenduri yang diadakan pada malam tanggal ganjil di bulan Ramadan, tepatnya pada tanggal 20 tibanya Lebaran. Pada waktu ini, banyak penduduk yang mengadakan kenduri sebagai cara untuk menyambut kedatangan Lebaran. Tradisi maleman ini memiliki makna yang sangat dalam. Dalam budaya Indonesia, malam tanggal ganjil di bulan Ramadan dianggap sebagai waktu yang sangat istimewa. Pada malam ini, banyak orang yang mengadakan kenduri untuk berbagi makanan dan minuman dengan keluarga dan tetangga. Selain itu, malam maleman juga dianggap sebagai waktu untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan selama tahun ini.

Contoh Penggunaan Kata Maleman

Maleman merupakan kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, terutama pada bulan Ramadan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata maleman dalam kalimat yang alami: - "Pada malam maleman, kami akan mengadakan kenduri untuk berbagi makanan dengan tetangga." (di sini, kata maleman digunakan sebagai nama acara) - "Maleman adalah waktu yang sangat istimewa untuk memohon ampun kepada Allah SWT." (di sini, kata maleman digunakan sebagai nama waktu) - "Kami akan menghadiri maleman di rumah tetangga untuk berbagi makanan dan minuman." (di sini, kata maleman digunakan sebagai nama acara)

Relevansi Maleman dalam Kehidupan Sehari-Hari

Maleman merupakan tradisi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari Indonesia. Dalam budaya Indonesia, malam tanggal ganjil di bulan Ramadan dianggap sebagai waktu yang sangat istimewa untuk berbagi makanan, minuman, dan kasih sayang dengan keluarga dan tetangga. Selain itu, malam maleman juga dianggap sebagai waktu untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan selama tahun ini. Dengan demikian, tradisi maleman dapat membantu meningkatkan kesadaran akan arti pentingnya berbagi dan memohon ampun kepada Allah SWT.