Arti Kata "regas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "regas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

regas

re·gas v, me·re·gas v memotong, mengerat (tt rumput, rambut, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "regas"

📝 Contoh Penggunaan kata "regas" dalam Kalimat

1.Mahasiswa harus memotong dan mengerat rumput di lapangan olahraga untuk menjaga kebersihan.
2.Ibu mengerat rambut anaknya untuk menghilangkan kerumitan dan membuatnya terlihat lebih cantik.
3.Pembangunan jalan membutuhkan waktu lama untuk regas permukaan jalan agar lebih stabil.
4.Petugas penanam rumput harus berhati-hati ketika mengerat rumput untuk tidak merusak tanaman lainnya.
5.Pendidik mengajarkan murid-muridnya untuk mengerat ide-ide mereka dalam menulis esai.

📚 Artikel terkait kata "regas"

Mengenal Kata 'regas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "regas" dalam Bahasa Indonesia

Kata "regas" dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas dan sering digunakan dalam berbagai konteks. Secara historis, kata ini berasal dari bahasa Belanda, "regen" yang berarti "hujan". Namun, dalam penggunaan sehari-hari, kata "regas" lebih sering digunakan dalam arti "memotong" atau "mengerat", seperti ketika memotong rumput atau rambut. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "regas" sering digunakan dalam berbagai situasi. Misalnya, jika Anda ingin mengatakan bahwa Anda sedang memotong rumput di halaman rumah, Anda bisa mengatakan "Saya sedang regas rumput di halaman". Atau, jika Anda ingin mengatakan bahwa Anda baru saja memotong rambut Anda, Anda bisa mengatakan "Saya baru saja regas rambut saya". Dalam kedua contoh tersebut, kata "regas" digunakan untuk menggambarkan aksi memotong atau mengerat. Kata "regas" juga memiliki relevansi yang kuat dalam kebudayaan Indonesia modern. Dalam banyak budaya, memotong atau mengerat dianggap sebagai tindakan yang penting dalam proses perubahan atau pemulihan. Misalnya, dalam budaya Jawa, proses memotong rambut atau bulu dada dianggap sebagai tindakan yang sakral dan memiliki makna spiritual. Dalam konteks ini, kata "regas" tidak hanya digunakan sebagai kata kerja, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dan filosofis. Dalam kesimpulan, kata "regas" dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang luas dan sering digunakan dalam berbagai konteks. Dari penggunaan sehari-hari hingga kebudayaan Indonesia modern, kata "regas" memiliki relevansi yang kuat dan memiliki makna yang lebih dalam daripada hanya sekedar memotong atau mengerat.