Arti Kata "rempong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rempong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rempong

rem·pong /rémpong/ ? rimpung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rempong"

📝 Contoh Penggunaan kata "rempong" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, pengrajin batu marmer menggunakan palu dan rempong untuk membentuk patung.
2.Dalam pertanian, pekerja harus hati-hati dalam menggunakan rempong untuk memanen padi agar tidak rusak.
3.Pada zaman dulu, rempong digunakan sebagai alat untuk menghancurkan batu untuk membangun bangunan.
4.Pada festival tradisional, rempong digunakan sebagai alat musik untuk menemani tarian adat.
5.Dalam proses pembuatan kerajinan tangan, rempong digunakan untuk menghancurkan bahan baku menjadi ukuran yang lebih kecil.

📚 Artikel terkait kata "rempong"

Mengenal Kata 'rempong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rempong" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "rempong" sering digunakan untuk menggambarkan suasana hati yang sedih, sedih, atau bahkan putus asa. Dalam konteks sejarah dan budaya, kata ini memiliki makna yang lebih dalam. Dalam bahasa Sunda, "rempong" berarti "sungut" atau "kesedihan", sedangkan dalam bahasa Jawa, kata ini memiliki arti "kesepian" atau "kehilangan". Dalam penggunaan sehari-hari, kata "rempong" sering digunakan untuk menggambarkan suasana hati yang tidak bahagia.

Contoh Penggunaan Kata "Rempong" dalam Kalimat

Setelah gagal dalam pekerjaannya, dia merasa sangat rempong dan tidak tahu harus melanjutkan apa. Orang tuanya yang baru saja meninggal membuatnya merasa sangat rempong dan sedih. Dia tidak bisa tidur malam karena selalu teringat dengan kenangan indah bersama teman yang telah lama tidak bertemu, membuatnya merasa rempong dan sedih.

Kata "Rempong" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rempong" sering digunakan untuk menggambarkan suasana hati yang tidak bahagia. Namun, bukan berarti bahwa kita tidak bisa melawan suasana hati tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, kata "rempong" sering digunakan sebagai inspirasi untuk melawan kesedihan dan kehilangan. Dengan menghadapi kesedihan dan kehilangan dengan bijak, kita bisa mencapai kekuatan dan ketabahan yang lebih tinggi.