Arti Kata "planimetri" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "planimetri" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

planimetri

pla·ni·met·ri /planimétri/ n ilmu ukur (tt gambar bangun dua dimensi yg semua titiknya terletak dl suatu bidang datar)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "planimetri"

📝 Contoh Penggunaan kata "planimetri" dalam Kalimat

1.Dosen mengajar tentang planimetri untuk memahami konsep bangun datar pada mata kuliah geometri.
2.Sekarang, saya harus membuat sketsa planimetri untuk memahami rencana desain rumah baru.
3.Guru mengharapkan siswa dapat menerapkan planimetri dalam menyelesaikan soal-soal matematika.
4.Di perusahaan, tim arsitektur menggunakan planimetri untuk merancang bangunan baru yang efisien.
5.Dalam buku teks, ilustrasi planimetri digunakan untuk menjelaskan konsep dasar geometri dengan cara yang sederhana.

📚 Artikel terkait kata "planimetri"

Mengenal Kata 'planimetri' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Planimetri" - Ilmu Ukur yang Membantu

Planimetri adalah istilah yang mungkin tidak asing lagi bagi para mahasiswa teknik atau arsitektur. Namun, bagi banyak orang, kata ini masih merupakan misteri. Planimetri sebenarnya adalah ilmu ukur yang berfokus pada pengukuran dan analisis gambar bangun dua dimensi, seperti peta atau sketsa arsitektur. Ilmu ini memiliki akar sejarah yang panjang, dengan awal mula dari zaman Yunani kuno, di mana para ilmuwan seperti Euclid menggunakan metode planimetri untuk mengukur dan memahami bentuk-bentuk geometris. Planimetri memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang arsitektur, teknik sipil, dan perencanaan ruang. Misalnya, seorang arsitek dapat menggunakan planimetri untuk mengukur dan merancang bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lapangan. Sementara itu, seorang insinyur teknik sipil dapat menggunakan planimetri untuk merancang jaringan jalan atau jembatan yang aman dan efisien. Dalam kehidupan sehari-hari, planimetri juga dapat digunakan dalam berbagai cara. Misalnya, dalam membeli tanah, orang dapat menggunakan planimetri untuk mengetahui luas tanah dan memperkirakan biaya pembelian. Selain itu, planimetri juga dapat digunakan dalam perencanaan ruang, seperti merancang tata letak kota yang efektif dan efisien. Dalam budaya Indonesia modern, planimetri juga dapat digunakan dalam berbagai bidang, seperti perencanaan pembangunan, arsitektur, dan perencanaan ruang. Dalam beberapa tahun terakhir, planimetri telah berkembang pesat, dengan adanya teknologi baru seperti teknologi digital dan analisis data. Hal ini telah memungkinkan para ilmuwan dan praktisi untuk melakukan analisis planimetri yang lebih akurat dan efektif. Dengan demikian, planimetri dapat menjadi alat yang lebih kuat dalam membantu kita memahami dan mengukur bangunan, ruang, dan fenomena alam.