Arti Kata "rengkeh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rengkeh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rengkeh

reng·keh /réngkéh/, me·reng·keh v membengkok punggungnya (krn beban terlalu berat dsb); membungkuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rengkeh"

📝 Contoh Penggunaan kata "rengkeh" dalam Kalimat

1.Pekerja yang membawa beban terlalu berat akan meregangkafan punggungnya.
2.Punggungnya meregangkafan karena terlalu lama membawa anak-anak ke sekolah.
3.Dia meregangkafan punggungnya karena harus membawa beban besar ke atas tangga.
4.Saya khawatir jika dia terus meregangkafan punggungnya, maka akan terjadi masalah serius.
5.Para pekerja konstruksi sering meregangkafan punggungnya karena beban kerja yang berat.

📚 Artikel terkait kata "rengkeh"

Mengenal Kata 'rengkeh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rengkeh" - Kunci untuk Menghadapi Beban yang Berat

Kata "rengkeh" seringkali digunakan dalam konteks yang melibatkan kelemahan dan kekurangan seseorang. Dalam bahasa Indonesia, "rengkeh" memiliki arti resmi sebagai "membengkok punggungnya (krn beban terlalu berat dsb); membungkuk". Kata ini memiliki asal-usul yang kaya, karena seringkali digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang harus menghadapi beban yang berat dan tidak dapat menopangnya lagi. Menghadapi Beban yang Berat dengan Rengkeh Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rengkeh" seringkali digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang harus menghadapi beban yang berat. Contoh penggunaan kata "rengkeh" dalam kalimat yang alami adalah: "Setelah beberapa hari bekerja keras, tubuhku terasa rengkeh karena beban pekerjaan yang berat." Dalam konteks ini, kata "rengkeh" digunakan untuk menggambarkan kelemahan dan kekurangan fisik yang dialami oleh seseorang akibat beban yang berat. Relevansi Kata Rengkeh dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "rengkeh" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Dalam sastra dan seni tradisional Indonesia, kata "rengkeh" seringkali digunakan untuk menggambarkan karakter yang lemah dan tidak dapat menopang beban yang berat. Dalam konteks ini, kata "rengkeh" digunakan sebagai simbol kelemahan dan kekurangan seseorang. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "rengkeh" dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.