Arti Kata "renkinang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "renkinang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

renkinang

ren·ki·nang n 1 pohon yg tingginya mencapai 30 m, diameter batang 70 cm, berbatang tegak, cabang berada agak jauh dr tanah, kayunya dapat digunakan sbg bahan bangunan, daunnya berasa masam, dapat digunakan sbg obat sakit gusi, buahnya yg matang digunakan sbg penyedap makanan; tempawat; kemesu; Elaeocarpus floribunda; 2 kayu renkinang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "renkinang"

📝 Contoh Penggunaan kata "renkinang" dalam Kalimat

1.Pohon renkinang tumbuh di hutan dengan tinggi mencapai 30 meter.
2.Di pasar tradisional, penjual kayu renkinang menawarkan untuk dibeli sebagai bahan bangunan.
3.Dalam obat tradisional, daun renkinang digunakan untuk menyembuhkan sakit gusi.
4.Pengrajin kayu sangat menghargai kayu renkinang karena dapat dibentuk menjadi berbagai jenis furnitur.
5.Di taman botani, pohon renkinang dipamerkan sebagai contoh tanaman yang unik.

📚 Artikel terkait kata "renkinang"

Mengenal Kata 'renkinang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Renkinang" - Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "renkinang" seringkali terdengar baru bagi sebagian orang, namun dalam kenyataannya, pohon ini telah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Pohon renkinang atau Elaeocarpus floribunda adalah jenis pohon yang tingginya mencapai 30 meter, dengan diameter batang sekitar 70 cm. Pohon ini memiliki cabang yang berada agak jauh dari tanah, sehingga seringkali digunakan sebagai tempat peristirahatan atau tempat untuk menikmati pemandangan. Dalam kehidupan sehari-hari, pohon renkinang seringkali digunakan sebagai bahan bangunan, seperti kayu lapisan atau kayu yang digunakan untuk membuat atap. Selain itu, daun pohon renkinang juga dapat digunakan sebagai obat sakit gusi, sehingga seringkali digunakan oleh masyarakat untuk mengobati sakit gusi. Buah pohon renkinang yang matang juga dapat digunakan sebagai penyedap makanan, sehingga seringkali digunakan dalam masakan tradisional Indonesia. Dalam budaya Indonesia modern, pohon renkinang juga memiliki nilai spiritual. Pohon ini seringkali dianggap sebagai simbol kekuatan dan keberanian, sehingga seringkali digunakan sebagai simbol dalam upacara pernikahan atau upacara lainnya. Selain itu, pohon renkinang juga seringkali digunakan sebagai tempat untuk menikmati pemandangan alam, sehingga seringkali digunakan oleh masyarakat sebagai tempat untuk menenangkan diri.