Arti Kata "cambuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cambuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cambuk

1cam·buk n 1 alat untuk melecut binatang (kuda, kerbau, dsb), berupa jalinan tali dr serat tumbuhan, benang, atau kulit yg diikatkan pd sebuah tangkai; cemeti besar; 2 ki sesuatu yg dapat menimbulkan dorongan untuk maju (lebih baik): peristiwa itu menjadi -- baginya untuk belajar lebih tekun;
men·cam·buk v 1 menyebat dng cambuk; 2 ki memperlakukan seseorang secara keras sbg pelajaran agar menjadi lebih giat atau menurut;
men·cam·buki v menyakiti dng mencambuk berkali-kali; menyebati: dng tidak berperikemanusiaan, kusir itu ~ kudanya yg tidak mau lari;
pen·cam·buk·an n proses, cara, perbuatan mencambuk

2cam·buk n Olr 1 gerakan melentingkan badan (pd olahraga senam) dng cara menggerakkan pinggul dan pinggang; 2 gerakan kaki pd olahraga renang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cambuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "cambuk" dalam Kalimat

1.Sebagai pelatih pacuan kuda, dia menggunakan cambuk untuk mengarahkan kuda ke arah yang benar.
2.Pada masa kolonial, pemerintah Belanda menggunakan cambuk sebagai alat hukuman bagi para tahanan.
3.Dia menerima cambuk sebagai dorongan untuk belajar lebih tekun dan berusaha menjadi seorang yang lebih baik.
4.Ketika kuda itu tidak mau berlari, kusir itu menyebabkan kuda itu menderita dengan mencambuknya berkali-kali.
5.Dalam perang, pasukan menggunakan cambuk untuk mengarahkan kuda-kuda mereka menuju medan tempur.

📚 Artikel terkait kata "cambuk"

Mengenal Kata 'cambuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cambuk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "cambuk" memiliki makna yang kompleks dan mencakup beberapa aspek. Dalam konteks historis, cambuk digunakan sebagai alat untuk melecut binatang seperti kuda atau kerbau, terutama pada masa lalu ketika manusia masih mengandalkan binatang untuk kebutuhan sehari-hari. Cambuk ini biasanya terbuat dari jalinan tali serat tumbuhan, benang, atau kulit yang diikatkan pada sebuah tangkai. Selain itu, kata cambuk juga memiliki makna sebagai sesuatu yang dapat menimbulkan dorongan untuk maju atau perubahan positif dalam kehidupan seseorang. Dalam bahasa sehari-hari, kita sering mendengar kalimat seperti "peristiwa itu menjadi cambuk baginya untuk belajar lebih tekun" atau "dia menjadi lebih berani setelah mendapatkan cambuk dari kegagalan tersebut". Contoh penggunaan kata cambuk dalam kalimat yang alami adalah: * "Dia menggunakan cambuk dari kegagalan itu untuk menjadi lebih berani dalam menghadapi tantangan." * "Ketika dia tahu bahwa dia tidak bisa memenuhi target, itu menjadi cambuk baginya untuk belajar lebih keras." * "Dia merasa bahwa kegagalan itu adalah cambuk yang tepat untuknya untuk melihat kelemahan dirinya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata cambuk masih relevan dan sering digunakan dalam konteks motivasi dan inspirasi. Dalam budaya Indonesia modern, kita sering mendengar istilah seperti "cambuk kehidupan" atau "cambuk dari kegagalan" yang digunakan untuk menggambarkan perubahan positif dalam kehidupan seseorang. Dengan demikian, kata cambuk masih memiliki makna yang penting dalam membantu kita memahami dan menghadapi perubahan dalam kehidupan.