Arti Kata "republiken" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "republiken" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

republiken

re·pub·li·ken /républikén/ n penganut ketatanegaraan yg berbentuk republik: rencana sekelompok perwira untuk mengembalikan raja pd takhtanya ditentang keras oleh go-longan --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "republiken"

📝 Contoh Penggunaan kata "republiken" dalam Kalimat

1.Penganut ketatanegaraan yang berbentuk republik sangat mendukung reformasi politik.
2.republiken di negara barat memiliki sistem pemerintahan yang lebih demokratis.
3.Mereka yang menjadi republiken sering kali mendukung kebebasan individu.
4.Dalam sejarah, beberapa negara di Eropa telah berubah menjadi republiken setelah perang.
5.Pengaruh republiken sangat kuat dalam perubahan sistem pemerintahan di beberapa negara.

📚 Artikel terkait kata "republiken"

Mengenal Kata 'republiken' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "republiken" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "republiken" memiliki makna yang sangat khusus dalam konteks sejarah dan politik. Secara umum, republiken merujuk pada penganut ketatanegaraan yang berbentuk republik, yaitu sistem pemerintahan di mana kekuasaan berada di tangan rakyat melalui wakil-wakil yang dipilih melalui proses demokrasi. Dalam sejarah, konsep republiken telah memainkan peran penting dalam perubahan politik dan sosial di berbagai negara. Pada masa lalu, kata "republiken" sering digunakan untuk menggambarkan gerakan yang bertujuan untuk mengembalikan raja atau monarki ke takhtanya. Namun, gerakan ini biasanya ditentang keras oleh kelompok yang mendukung pemerintahan republik. Contoh yang paling terkenal adalah gerakan yang dilakukan oleh para perwira militer di Perancis pada abad ke-18, yang akhirnya menghasilkan Pembentukan Republik Perancis pada tahun 1792. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "republiken" masih digunakan untuk menggambarkan nilai-nilai demokrasi dan kebebasan. Misalnya, "Masyarakat yang berpikiran republiken tidak akan pernah menyerah pada kekuasaan tirani." Atau, "Gerakan republiken yang diteruskan oleh para aktivis masyarakat telah membawa perubahan besar pada masyarakat kita." Dalam budaya Indonesia modern, kata "republiken" juga digunakan untuk menggambarkan kesadaran akan pentingnya demokrasi dan kebebasan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa tahun terakhir, kata "republiken" juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam menggambarkan gaya hidup yang lebih demokratis dan adil. Dalam konteks ini, "republiken" tidak hanya berarti sistem pemerintahan, tetapi juga gaya hidup yang lebih inklusif dan adil bagi semua orang. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "republiken" masih memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.