Arti Kata "retorika" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "retorika" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

retorika

re·to·ri·ka /rétorika/ n 1 keterampilan berbahasa secara efektif; 2 studi tt pemakaian bahasa secara efektif dl karang-mengarang; 3 seni berpidato yg muluk-muluk dan bombastis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "retorika"

📝 Contoh Penggunaan kata "retorika" dalam Kalimat

1.Dalam pertemuan bisnis, dia menggunakan retorika yang efektif untuk menarik perhatian audiens.
2.Dia mengajarkan keterampilan retorika kepada siswa di sekolah untuk meningkatkan kemampuan berbicara mereka.
3.Penulis novel menggunakan teknik retorika untuk menciptakan suasana yang dramatis dalam cerita.
4.Pendidik di universitas memberikan kuliah tentang retorika sebagai salah satu keterampilan penting dalam berbicara.
5.Dalam kampanye pemilu, politisi menggunakan retorika yang bombastis untuk menarik perhatian publik.

📚 Artikel terkait kata "retorika"

Mengenal Kata 'retorika' - Inspirasi dan Motivasi

Retorika: Seni Berbahasa Efektif

Retorika adalah sebuah istilah yang telah digunakan sejak zaman kuno untuk menggambarkan kemampuan berbahasa secara efektif. Dalam konteks historis, retorika berkembang sebagai seni berpidato yang berfokus pada penggunaan bahasa untuk mempengaruhi pendengar dan meningkatkan kesan. Dalam era modern, retorika telah berkembang menjadi suatu keahlian yang lebih luas, mencakup tidak hanya pidato, tetapi juga penggunaan bahasa dalam berbagai konteks, seperti karang-mengarang, politik, dan komunikasi massa. Retorika dalam konteks modern adalah tentang menggunakan bahasa untuk mencapai tujuan tertentu, seperti mempengaruhi pendapat, menciptakan kesan, atau bahkan mengubah perilaku orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat contoh-contoh retorika dalam berbagai bentuk, seperti iklan, pidato politik, atau bahkan obituari. Contoh retorika yang menarik adalah saat seorang politisi menggunakan bahasa yang persuasif untuk memenangkan dukungan rakyat, atau saat seorang penulis menggunakan gaya bahasa yang efektif untuk menciptakan kesan yang mendalam dalam sebuah novel. Dalam budaya Indonesia modern, retorika memiliki peran yang sangat penting. Banyak individu dan organisasi yang menggunakan retorika sebagai alat untuk mencapai tujuan mereka. Misalnya, dalam dunia bisnis, retorika digunakan untuk mempromosikan produk atau jasa, sementara dalam dunia politik, retorika digunakan untuk mempengaruhi pendapat masyarakat. Dalam konteks ini, retorika bukan hanya sebuah kemampuan berbahasa, tetapi juga sebuah seni yang memerlukan ketepatan, kreativitas, dan kemampuan untuk memahami audiens.