Arti Kata "retreatisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "retreatisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

retreatisme

ret·re·a·tis·me /rétréatisme/ n Sos proses yg terjadi apabila nilai-nilai yg berlaku tidak dapat dicapai melalui cara yg telah melembaga, tetapi warga masyarakat mempunyai kepercayaan yg mendalam sehingga mereka tidak mau menyimpang dr kaidah yg telah melembaga

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "retreatisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "retreatisme" dalam Kalimat

1.Dalam konteks sosial, gerakan pekerja mengalami retreatisme karena kekecewaan terhadap sistem politik yang tidak adil.
2.Pada tahun 1998, Indonesia mengalami retreatisme ekonomi yang parah setelah krisis moneter.
3.Dalam sejarah, gerakan reformasi Islam di Mesir melahirkan fenomena retreatisme religius.
4.retreatisme sosial telah menjadi masalah besar di masyarakat karena berkurangnya kepercayaan terhadap sistem pemerintahan.
5.Pembentukan gerakan perlawanan terhadap rezim otoriter seringkali diwarnai oleh retreatisme politik yang kuat.

📚 Artikel terkait kata "retreatisme"

Mengenal Kata 'retreatisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Retreatisme" - Inspirasi dan Motivasi

Makna umum dari kata "retreatisme" adalah proses sosial yang terjadi ketika nilai-nilai yang berlaku tidak dapat dicapai melalui cara yang telah melembaga. Istilah ini pertama kali muncul di Eropa pada abad ke-19, terkait dengan gerakan intelektual dan religius yang menolak kemajuan dan modernisasi. Dalam konteks sosial, retreatisme seringkali terkait dengan keinginan untuk kembali ke nilai-nilai tradisional dan menghindari perubahan yang cepat. Retreatisme dapat dilihat sebagai reaksi terhadap kemajuan yang terlalu pesat dan kehilangan identitas. Namun, dalam konteks yang lebih luas, retreatisme juga dapat berarti keinginan untuk mengembalikan nilai-nilai yang dianggap lebih sederhana dan autentik. Dalam beberapa kasus, retreatisme dapat berdampak positif, seperti meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberagaman dan keanekaragaman. Contoh penggunaan kata retreatisme dalam kalimat yang alami adalah: * "Gerakan retreatisme di pedesaan ini berusaha untuk mengembalikan nilai-nilai tradisional yang hilang." * "Pengalaman retreatisme yang saya alami di hutan ini membuat saya lebih dekat dengan alam dan diri saya sendiri." * "Kota ini mulai mengalami gejala retreatisme karena banyak warga yang memilih meninggalkan kemajuan teknologi dan kembali ke kehidupan sederhana." Dalam kehidupan sehari-hari, retreatisme dapat berdampak pada berbagai aspek, seperti ekonomi, politik, dan budaya. Di Indonesia, misalnya, retreatisme dapat berarti keinginan untuk mengembalikan nilai-nilai budaya yang dianggap lebih autentik dan sederhana. Namun, retreatisme juga dapat berdampak negatif, seperti menghalangi kemajuan dan kecenderungan global. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan implikasi dari kata retreatisme agar dapat menghadapi gejala ini dengan bijak.