Arti Kata "liwat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "liwat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

liwat

1li·wat ? lewat

2li·wat n persetubuhan antara sesama jenis, msl laki-laki dng laki-laki; homoseks

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "liwat"

📝 Contoh Penggunaan kata "liwat" dalam Kalimat

1.Sekolah memerintahkan siswa untuk tidak melakukan tindakan liwat di lingkungan sekolah.
2.Tindakan liwat yang terjadi di kalangan remaja adalah bentuk kejahatan yang perlu diatasi oleh masyarakat.
3.Masyarakat harus mengetahui bahwa tindakan liwat dapat menyebabkan penyebaran penyakit berbahaya.
4.Di beberapa negara, tindakan liwat dianggap sebagai tindakan kriminal yang perlu dihukum berat.
5.Pengadilan menangguhkan proses hukum terhadap tersangka yang melakukan tindakan liwat dengan alasan belum lengkapnya bukti.

📚 Artikel terkait kata "liwat"

Mengenal Kata 'liwat' - Inspirasi dan Motivasi

Pengertian dan Makna Lihat Lebih dalam dari Kata "Liwat"

Sejarah dan Konteks Sosial Kata "Liwat"

Kata "liwat" memiliki makna resmi yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Selain itu, kata ini juga memiliki konteks historis dan sosial yang kompleks. Dalam konteks sejarah, kata "liwat" digunakan untuk menggambarkan perilaku homoseksualitas, terutama hubungan seksual antara laki-laki. Namun, dalam konteks sosial modern, kata ini telah berkembang menjadi istilah yang lebih luas, melampaui batasan seksualitas.

Contoh Penggunaan Kata "Liwat" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "liwat" sering digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan perilaku atau hubungan yang dianggap tidak lazim atau tidak sesuai dengan norma masyarakat. Misalnya, kita dapat melihat contoh berikut: "Dia disalahkan karena melakukan **persetubuhan antara sesama jenis**, yang disebut **liwat** dalam bahasa Indonesia." Atau, "Kasus **homoseks** yang terjadi di sekolah membuat pihak sekolah harus mengambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut." Dalam contoh-contoh tersebut, kata "liwat" digunakan untuk menggambarkan perilaku yang dianggap tidak sesuai dengan norma masyarakat.

Relevansi Kata "Liwat" dalam Kehidupan Sehari-hari dan Budaya Indonesia Modern

Dalam beberapa tahun terakhir, kata "liwat" telah menjadi topik perdebatan yang sangat hangat dalam masyarakat Indonesia. Banyak orang yang berbicara tentang **homoseks** dan **persetubuhan antara sesama jenis**, yang kadang-kadang disebut dengan kata "liwat". Namun, perlu diingat bahwa kata "liwat" bukan hanya tentang seksualitas, tetapi juga tentang kebebasan dan hak asasi manusia. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata "liwat" telah menjadi simbol perlawanan terhadap diskriminasi dan kebencian terhadap kelompok minoritas.