Arti Kata "retrospeksi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "retrospeksi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

retrospeksi

re·tro·spek·si /rétrospéksi/ n kenangan kembali; pandang balik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "retrospeksi"

📝 Contoh Penggunaan kata "retrospeksi" dalam Kalimat

1.Dalam retrospeksi, saya menyadari bahwa keputusan saya waktu itu sangatlah salah.
2.Saya berusaha melakukan retrospeksi diri dan mencari solusi untuk memperbaiki diri.
3.Dalam tulisannya, dia melakukan retrospeksi atas kehidupan politik Indonesia masa lalu.
4.Pembelajaran sejarah di sekolah tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga retrospeksi atas peristiwa penting.
5.retrospeksi atas kejadian tersebut membuat kami lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan di masa depan.

📚 Artikel terkait kata "retrospeksi"

Mengenal Kata 'retrospeksi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Retrospeksi" - Refleksi dan Renungan

Kata retrospeksi berasal dari bahasa Inggris yang berarti "kenangan kembali" atau "pandang balik". Dalam konteks historis, retrospeksi seringkali digunakan dalam konteks ilmiah atau akademis untuk menganalisis fenomena atau kejadian yang telah terjadi pada masa lalu. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, retrospeksi lebih sering digunakan dalam konteks refleksi dan renungan. Retrospeksi dapat dilakukan dalam berbagai situasi, seperti menganalisis kesalahan masa lalu, memahami keputusan yang telah diambil, atau mencari solusi untuk masalah yang dihadapi. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, retrospeksi dapat membantu kita meningkatkan kesadaran dan kesabaran dalam menghadapi tantangan. Misalnya, kita dapat melakukan retrospeksi atas keputusan yang telah diambil dalam menjalani karir, hubungan, atau keuangan. Dengan demikian, kita dapat belajar dari kesalahan dan memahami keputusan yang telah diambil. Contoh penggunaan retrospeksi dalam kalimat yang alami adalah: - "Saya melakukan retrospeksi atas kesalahan yang telah saya lakukan dan berusaha untuk tidak mengulanginya." - "Dalam melakukan retrospeksi, saya menemukan bahwa saya perlu meningkatkan kemampuan saya dalam menghadapi tekanan." - "Saya melakukan retrospeksi atas keputusan yang telah saya ambil dan berusaha untuk memahami konsekuensinya." Dalam budaya Indonesia modern, retrospeksi lebih sering digunakan dalam konteks refleksi dan renungan. Banyak orang Indonesia yang melakukan retrospeksi atas kehidupan mereka, baik dalam konteks keuangan, karir, atau hubungan. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan kesadaran dan kesabaran dalam menghadapi tantangan.