Arti Kata "bobrok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bobrok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bobrok

bob·rok a rusak sama sekali; bejat: rumahnya sudah --; masyarakat yg telah -- akhlaknya;
ke·bob·rok·an n kerusakan; kebejatan: perjudian menyebabkan - moral

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bobrok"

📝 Contoh Penggunaan kata "bobrok" dalam Kalimat

1.Rumahnya telah bobrok setelah terkena banjir besar pada malam itu.
2.Keterampilan akhlaknya telah bobrok sejak kecil karena lingkungan yang tidak mendukung.
3.Kerusakan moral masyarakat telah mencapai tingkat bobrok yang sangat parah.
4.Dalam cerita itu, kehidupan kota telah bobrok setelah wabah penyakit merebak.
5.Pendidikan karakter di sekolah tidak efektif karena nilai-nilai bobrok yang ditanamkan kepada siswa.

📚 Artikel terkait kata "bobrok"

Mengenal Kata 'bobrok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bobrok" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bobrok" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks sosial dan moral. Secara umum, kata bobrok digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang rusak, bejat, atau bahkan tidak dapat dipulihkan lagi. Dalam sejarah, kata bobrok sering digunakan untuk menggambarkan kondisi masyarakat yang telah merosot akhlaknya.

Penggunaan Kata "Bobrok" dalam Konteks Sehari-Hari

Kata "bobrok" sering digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan keadaan yang rusak atau tidak dapat dipulihkan. Contohnya, "Rumahnya sudah bobrok, sehingga harus segera dibongkar." Atau, "Masyarakat yang telah bobrok akhlaknya, sehingga perlu dilakukan edukasi dan pembelajaran." Dalam konteks lain, kata "bobrok" juga digunakan untuk menggambarkan kerusakan atau kebejatan, seperti dalam kalimat "Perjudian menyebabkan kerusakan moral dan bobrok nilai-nilai sosial."

Relevansi Kata "Bobrok" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bobrok" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks sosial dan moral. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bobrok" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang rusak atau tidak dapat dipulihkan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menggunakan kata "bobrok" dengan bijak dan tepat, sehingga dapat memberikan makna yang efektif dan tidak menimbulkan kesan yang salah. Dengan demikian, kita dapat menggunakan kata "bobrok" sebagai inspirasi dan motivasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan masyarakat.