Arti Kata "rosario" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rosario" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rosario

ro·sa·rio n Kat tasbih

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rosario"

📝 Contoh Penggunaan kata "rosario" dalam Kalimat

1.Saya akan menggunakan kata "rosario" dalam berbagai konteks.
2.Pendeta mengucapkan doa dalam rosario yang telah dipelajari sejak awal.
3.Pengikut agama Katolik sering membawa rosario ke mana pun mereka pergi.
4.Saya menemukan rosario tua di saku kemeja nenek yang telah lama meninggal.
5.Guru mengajarkan kepada siswa cara mengucapkan doa rosario agar lebih mendalam.

📚 Artikel terkait kata "rosario"

Mengenal Kata 'rosario' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rosario" - Inspirasi dan Motivasi

Katolisisme memiliki tradisi rohani yang kaya, salah satunya adalah penggunaan rosario, sebuah tasbih yang dipercaya dapat membantu umat meningkatkan iman dan kesadaran akan kehadiran Tuhan. Berasal dari bahasa Spanyol, kata rosario sendiri memiliki arti "matahari" atau "berlian", yang melambangkan keindahan dan kekuatan spiritual. Pada abad ke-15, rosario mulai digunakan oleh para biarawati sebagai alat bantu untuk menghitung doa-doa dan memperkuat iman. Seiring waktu, penggunaan rosario menyebar ke seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Banyak umat Katolik yang menggunakan rosario sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran akan Tuhan dan memperkuat iman. Contoh penggunaan kata rosario dalam kalimat alami seperti: "Dia membawa rosarionya ke gereja setiap hari untuk berdoa"; "Umat Katolik menganggap rosario sebagai alat bantu untuk meningkatkan iman"; "Dia menggunakan rosarionya untuk berdoa dan meminta kekuatan spiritual". Rosario memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari umat Katolik. Dalam konteks budaya Indonesia modern, rosario dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin meningkatkan iman dan kesadaran akan kehadiran Tuhan. Dengan menggunakan rosario, umat dapat meningkatkan kesadaran akan keindahan dan kekuatan spiritual, serta memperkuat iman dalam menghadapi tantangan hidup.