Arti Kata "runduk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "runduk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

runduk

run·duk v, me·run·duk v menunduk (spt padi yg sudah berbuah): sbg ilmu padi, makin berisi makin ~;
me·run·duk·kan v menundukkan (kepala);
run·duk·an n yg merunduk (tunduk) spt pucuk pohon padi, rumput: kelihatan ~ pucuk padi bergoyang-goyang ditiup angin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "runduk"

📝 Contoh Penggunaan kata "runduk" dalam Kalimat

1.Padi yang sudah berbuah akan merunduk karena berat buahnya.
2.Dia menundukkan kepala karena malu atas kesalahan yang dilakukannya.
3.Pucuk pohon padi yang baru tumbuh masih merunduk ke arah tanah.
4.Sebagai ilmuwan, dia harus terus belajar dan meningkatkan pengetahuan agar tidak merunduk.
5.Di tengah badai, pohon yang lemah akan merunduk dan mudah patah.

📚 Artikel terkait kata "runduk"

Mengenal Kata 'runduk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Runduk" - Penerapan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "runduk" memiliki makna yang kaya dan kompleks. Secara harfiah, kata ini berasal dari bahasa Melayu, yang berarti menunduk atau merunduk. Dalam konteks sejarah, kata runduk digunakan untuk menggambarkan padi yang telah berbuah, dan makin berisi makin runduk. Konsep ini juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, di mana semakin banyak pengalaman dan pengetahuan, makin banyak yang dapat dipelajari dan diperoleh. Dalam penggunaannya sehari-hari, kata runduk sering digunakan untuk menggambarkan perilaku atau sifat seseorang yang selalu siap untuk mendengarkan dan belajar. Misalnya, "Dia adalah seorang yang sangat runduk, selalu siap untuk mendengarkan saran dan kritik dari orang lain." Atau, "Dia memiliki sifat yang sangat runduk, tidak pernah menolak untuk belajar dan berkembang." Dalam kalimat lain, "Dia merasa sangat runduk ketika mendengar berita baik tentang kesuksesannya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata runduk memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini digunakan untuk menggambarkan sifat yang menghargai dan menghormati orang lain. Dengan kata lain, seorang yang runduk adalah seseorang yang memiliki sifat yang lembut, tidak keras kepala, dan selalu siap untuk mendengarkan. Dalam interaksi sosial, kata runduk dapat digunakan untuk menggambarkan hubungan yang harmonis dan damai. Dengan demikian, kata runduk memiliki peran yang penting dalam membangun komunikasi yang efektif dan efisien.