Arti Kata "setanggi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "setanggi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

setanggi

se·tang·gi n kemenyan berbau wangi: -- itu semerbak menyebarkan harumnya;
-- ladan lidi berlapis dupa yg dibakar orang Cina kalau memuja; hio

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "setanggi"

📝 Contoh Penggunaan kata "setanggi" dalam Kalimat

1.Pertukangan membutuhkan bahan setanggi yang berkualitas untuk menciptakan aroma khas.
2.Di pasar tradisional, penjual kemenyan menawarkan setanggi yang segar dan beraroma kuat.
3.Dalam ritual agama, setanggi digunakan sebagai korban untuk memohon keberkahan.
4.Pengrajin lilin memilih setanggi yang berkualitas tinggi untuk menciptakan lilin yang beraroma harum.
5.Di acara pernikahan, setanggi digunakan sebagai bunga hias yang menambah kesan elegan dan mewah.

📚 Artikel terkait kata "setanggi"

Mengenal Kata 'setanggi' - Inspirasi dan Motivasi

Setanggi: Mencium Harumnya Kemenyan dalam Tradisi

Dalam bahasa Indonesia, kata "setanggi" memiliki makna yang unik dan kaya sejarah. Secara resmi, kata ini mengacu pada kemenyan berbau wangi yang digunakan dalam berbagai tradisi dan upacara keagamaan. Setanggi seringkali dikaitkan dengan kemenyan yang dibakar untuk menghasilkan wangi yang menghangatkan hati dan jiwa. Dalam tradisi Cina, setanggi digunakan sebagai bahan bakar untuk memuja dewa-dewa.

Penggunaan Setanggi dalam Tradisi

Setanggi seringkali digunakan dalam upacara keagamaan dan tradisional. Misalnya, "Penggunaan setanggi dalam upacara puja Cina sangatlah umum." Dalam tradisi Hindu, setanggi digunakan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan wangi yang khas. "Di tempat suci, setanggi dibakar untuk menciptakan suasana yang mendamaikan." Selain itu, setanggi juga digunakan dalam berbagai acara adat, seperti pernikahan dan ulang tahun.

Relevansi Setanggi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun setanggi seringkali dikaitkan dengan tradisi dan upacara keagamaan, namun kata ini juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa tahun terakhir, setanggi telah menjadi bahan bakar yang populer dalam industri perawatan kulit. "Setanggi digunakan dalam produk perawatan kulit untuk memberikan wangi yang khas dan menghangatkan kulit." Selain itu, setanggi juga digunakan dalam berbagai jenis aromaterapi untuk meningkatkan keseimbangan mental dan fisik. "Setanggi memiliki efek yang baik pada keseimbangan mental dan fisik, sehingga seringkali digunakan dalam aromaterapi."