Arti Kata "sakat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sakat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sakat

1sa·kat n benalu; pasilan;
-- batu benalu pakis, Cyclophorus adnascens; -- bunga benalu, Agrostophyllum glumaceum; -- hitam benalu paku wangi; -- sarang langsuir benalu, Cyclophorus; -- tanduk rusa benalu, Platycerium

2sa·kat v, me·nya·kat·kan v 1 mengganggu; mengusik; merintangi: ia suka - orang lain; 2 menaruh (perahu dsb) di tanah; mendamparkan; menambatkan: pd musim barat banyak nelayan yg - perahunya begitu saja di pantai;
ter·sa·kat v terdampar (tt perahu): perahu itu - di pulau karang;
pe·nya·kat n pengganggu; pengusik; perintang

3sa·kat lihat suku

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sakat"

📝 Contoh Penggunaan kata "sakat" dalam Kalimat

1.Penduduk hutan memiliki kemampuan unik untuk mengendalikan sifat sakat yang menghambat pertumbuhan tumbuhan lain.
2.Penggunaan sakat sebagai bahan obat tradisional telah dilakukan oleh masyarakat lokal selama berabad-abad.
3.Mengenali jenis sakat yang berbahaya dan dapat menyebabkan kematian pada manusia menjadi hal yang sangat penting.
4.Penggunaan sakat sebagai bahan baku dalam produksi kosmetik telah menjadi tren baru di dunia perindustrian.
5.Dalam dunia ilmiah, penelitian tentang sifat sakat dapat membantu meningkatkan pengetahuan tentang ekologi hutan dan keseimbangan lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "sakat"

Mengenal Kata 'sakat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sakat" - Benalu yang Mengganggu

Kata "sakat" seringkali diasosiasikan dengan hewan atau tumbuhan yang mengganggu atau merugikan. Dalam arti resmi, sakat merujuk pada tumbuhan benalu yang menghuni pohon lain untuk mencari nutrisi. Sejarahnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan tumbuhan yang tidak menguntungkan, seperti sakat yang mengganggu pertumbuhan pohon lain. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata sakat dapat juga mengacu pada tumbuhan lain yang memiliki kemampuan untuk menghuni atau mengganggu pohon lain. Misalnya, sakat yang dikenal sebagai "banyak benalu" atau "tanduk rusa benalu" mempunyai kemampuan untuk menghuni pohon lain dan mengganggu pertumbuhannya. Selain itu, sakat juga dapat digunakan untuk menggambarkan tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk menghuni pohon lain, seperti sakat yang dikenal sebagai "sarang langsuir benalu". Begitu juga dalam kehidupan sehari-hari, kata sakat seringkali digunakan untuk menggambarkan hewan atau tumbuhan yang mengganggu atau merugikan. Misalnya, sakat yang mengganggu pertanian atau sakat yang mengganggu keamanan lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks dari kata sakat agar dapat digunakan dengan tepat dan efektif.

Contoh Penggunaan Kata "Sakat" dalam Kalimat

* Tumbuhan sakat mengganggu pertumbuhan pohon lain di hutan. * Hewan sakat mengganggu keamanan lingkungan di kota. * Tumbuhan sakat yang dikenal sebagai "tanduk rusa benalu" mengganggu pertumbuhan pohon lain di hutan.

Relevansi Kata "Sakat" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata sakat memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks lingkungan dan keamanan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks dari kata sakat agar dapat digunakan dengan tepat dan efektif. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan dan lingkungan.