Arti Kata "salaris" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "salaris" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

salaris

sa·la·ris n gaji

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "salaris"

📝 Contoh Penggunaan kata "salaris" dalam Kalimat

1.Pada perusahaan yang besar, gaji atau salaris pegawai dapat mencapai jutaan rupiah setiap bulan.
2.Dia menerima peningkatan salaris setelah berhasil meningkatkan penjualan produk perusahaan.
3.Dalam kesepakatan kerja, perusahaan wajib menentukan dan membayarkan salaris yang layak kepada pekerjanya.
4.salaris yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut jauh lebih rendah dari standar industri.
5.Dia harus memenuhi syarat-syarat tertentu untuk mendapatkan kenaikan salaris yang diharapkan.

📚 Artikel terkait kata "salaris"

Mengenal Kata 'salaris' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Salaris" - Panduan Gaji yang Perlu Diketahui

Sejarah dan Makna Umum Salaris

Kata "salaris" berasal dari bahasa Belanda, yang pada awalnya berarti "gaji" atau "upah". Dalam konteks sejarah, istilah ini digunakan pada Abad Pertengahan di Eropa untuk menggambarkan sistem pembayaran pekerja kepada tuannya. Dengan demikian, salaris memiliki makna umum sebagai gaji atau upah yang diberikan kepada seseorang untuk jasa atau pekerjaannya. Dalam konteks modern, salaris seringkali digunakan dalam konteks keuangan dan perpajakan.

Contoh Penggunaan Salaris dalam Kalimat

Salaris diberikan kepada karyawan setiap bulannya, dan besarnya tergantung pada jabatan dan pengalaman kerja. Perusahaan harus memperhatikan aspek-aspek perpajakan saat menentukan salaris karyawan, agar tidak menimbulkan kesalahan. Dalam beberapa kasus, salaris dapat dihitung berdasarkan jumlah jam kerja atau proyek yang diselesaikan.

Relevansi Salaris dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, salaris sangat penting untuk memenuhi kebutuhan hidup. Banyak orang berharap menerima gaji yang lebih tinggi sebagai motivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja kerja. Dalam budaya Indonesia modern, salaris seringkali digunakan sebagai tolak ukur kualitas hidup dan kesempatan karir. Oleh karena itu, perusahaan harus memperhatikan aspek-aspek keuangan dan perpajakan saat menentukan salaris karyawan. Dengan demikian, dapat meningkatkan kepuasan kerja dan motivasi karyawan.