Arti Kata "sintetis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sintetis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sintetis

sin·te·tis /sintétis/ a 1 mengenai sintesis; berdasarkan sintesis (tt hukum, kesimpulan, dsb): pengambilan hukum secara --; 2 Kim tidak diturunkan langsung dr hasil alam; bersifat hasil pengolahan manusia; tiruan: karet -- adalah karet tiruan yg terdiri atas bermacam unsur kimia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sintetis"

📝 Contoh Penggunaan kata "sintetis" dalam Kalimat

1.Hukum tidak boleh diambil secara sintetis saja tanpa melihat fakta-fakta yang ada.
2.Karet sintetis yang terdiri atas bermacam unsur kimia menjadi semakin umum digunakan.
3.Sintesis ilmiah yang dilakukan oleh peneliti sangat bermanfaat bagi kemajuan masyarakat.
4.Penggunaan sintetis dalam industri tekstil meningkatkan produksi dan efisiensi.
5.Dalam novel ini, penulis menggunakan sintetis untuk menggambarkan kehidupan sosial masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "sintetis"

Mengenal Kata 'sintetis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sintetis" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sintetis" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks, berbeda dari makna kata lainnya. Dalam konteks historis dan sosial, kata "sintetis" pertama kali digunakan dalam abad ke-16 untuk menggambarkan proses sintesis, yaitu penggabungan dua atau lebih zat kimia untuk menghasilkan suatu zat baru. Dalam waktu yang singkat, kata "sintetis" berkembang menjadi kata yang lebih umum, digunakan dalam berbagai bidang, seperti hukum, ilmu pengetahuan, dan bahasa. Sintetis dalam hukum, misalnya, merujuk pada proses pengambilan hukum secara logis dan sistematis, tanpa melupakan aspek-aspek penting lainnya. Dalam ilmu pengetahuan, kata "sintetis" digunakan untuk menggambarkan proses pengolahan dan pengembangan zat-zat kimia, seperti penemuan karet sintetis. Dalam bahasa, kata "sintetis" digunakan untuk menggambarkan kata-kata atau ide-ide yang diciptakan secara manusia, bukan diturunkan langsung dari hasil alam. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sintetis" memiliki makna yang sangat relevan. Contohnya, karet sintetis adalah contoh dari hasil pengolahan manusia yang lebih baik dan lebih kuat dibandingkan dengan karet alami. Selain itu, kata "sintetis" juga digunakan dalam industri tekstil, seperti sintetis poliester yang digunakan dalam pembuatan baju dan pakaian lainnya. Dalam budaya modern, kata "sintetis" juga digunakan dalam konteks seni dan desain, seperti sintetis musik yang diciptakan dengan menggunakan alat-alat elektronik. Dalam kesimpulan, kata "sintetis" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks, berbeda dari makna kata lainnya. Dalam konteks historis dan sosial, kata "sintetis" berkembang menjadi kata yang lebih umum, digunakan dalam berbagai bidang, seperti hukum, ilmu pengetahuan, dan bahasa. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sintetis" memiliki makna yang sangat relevan, seperti sintetis karet, sintetis poliester, dan sintetis musik.