Arti Kata "saltasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "saltasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

saltasi

sal·ta·si n Tan gerakan kencang butir-butir (tanah dan batu-batuan) yg sesuai dng arah angin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "saltasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "saltasi" dalam Kalimat

1.Di daerah pantai, gerakan air laut yang kuat mencetuskan saltasi pada garis pantai yang terjal.
2.Selama cuaca ekstrem, bencana saltasi di daerah pegunungan menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur.
3.Dalam proses geologi, saltasi memainkan peran penting dalam menghaluskan batuan menjadi pasir.
4.Saat berjalan di pantai, perhatikan saltasi yang terjadi pada garis batas laut dan darat.
5.Kata saltasi sering digunakan dalam konteks geologi untuk menjelaskan proses alam yang kompleks.

📚 Artikel terkait kata "saltasi"

Mengenal Kata 'saltasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Saltasi" - Mengenal Fenomena Alam yang Mengesankan

Saltasi atau gerakan kencang butir-butir tanah dan batu-batuan yang sesuai dengan arah angin adalah fenomena alam yang menarik. Fenomena ini biasanya terjadi di daerah yang memiliki tanah yang lunak dan rawan longsor. Saltasi dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan dan infrastruktur, serta membahayakan keselamatan manusia. Saltasi adalah fenomena alam yang telah ada sejak zaman dahulu kala. Di masa lalu, saltasi seringkali dianggap sebagai tanda-tanda alam yang menakutkan. Namun, dengan kemajuan teknologi dan pengetahuan, kita dapat memahami lebih baik tentang fenomena ini dan mengambil langkah-langkah untuk menghindarinya. Contoh penggunaan kata saltasi dalam kalimat yang alami adalah: "Hujan lebat menyebabkan saltasi di daerah pinggir kota, sehingga banyak jalan menjadi lancar." Saltasi juga dapat terjadi karena faktor lain seperti gempa bumi atau letusan gunung berapi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu siap menghadapi situasi darurat. Contoh lain penggunaan kata saltasi adalah: "Setelah gempa bumi, terjadilah saltasi di daerah sekitar kerucut api." Contoh lain lagi adalah: "Kita harus berhati-hati saat hujan lebat, karena saltasi dapat menyebabkan kerusakan parah." Dalam kehidupan sehari-hari, saltasi dapat menjadi ancaman bagi keselamatan manusia dan infrastruktur. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu memantau kondisi cuaca dan siap menghadapi situasi darurat. Dengan memahami fenomena alam seperti saltasi, kita dapat meningkatkan kesadaran dan mengambil langkah-langkah untuk menghindarinya.