Arti Kata "sangulun" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sangulun" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sangulun

sang·u·lun kl n tuan hamba; tuanku; paduka tuanku; duli tuanku: adakah yg pandai di bawah duli paduka --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sangulun"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "sangulun" dalam Kalimat

1.Sangat mulia, paduka tuanku, saya tidak bisa menyelesaikan tugas ini.
2.Dalam upacara kebesaran, sangat lun, saya bersujud untuk mempersembahkan penghormatan.
3.Sangat lun, di hadapanmu, saya tidak bisa menolak permintaanmu.
4.Dalam sejarah, sangat lun, raja-raja Majapahit dikenal sebagai penguasa yang bijaksana.
5.Dalam upacara pernikahan, sangat lun, saya mengucapkan selamat atas pernikahanmu.

πŸ“š Artikel terkait kata "sangulun"

Mengenal Kata 'sangulun' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sangulun" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sangulun" seringkali dijumpai dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia. Dalam arti resmi, sangulun berarti "sangΒ·uΒ·lun kl n tuan hamba; tuanku; paduka tuanku; duli tuanku: adakah yg pandai di bawah duli paduka --" yang berasal dari bahasa Melayu. Kata ini merupakan gelar yang digunakan untuk menunjukkan penghormatan dan kesetiaan terhadap seorang tuan atau penguasa. Kata sangulun memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam sejarah, kata ini seringkali digunakan oleh hamba atau pejabat untuk menunjukkan penghormatan kepada tuannya. Dalam budaya Indonesia modern, kata sangulun masih digunakan dalam beberapa konteks, seperti dalam penggunaan gelar atau jabatan tertentu. Berikut beberapa contoh penggunaan kata sangulun dalam kalimat yang alami: - "Saya bertanya kepada sangulun apakah boleh meminta surat izin." - "Sangulun telah memberikan perintah untuk mengadakan pertemuan dengan semua pejabat tinggi." - "Saya sangat menghormati sangulun karena telah memberikan saya kesempatan untuk bekerja di perusahaan yang terkemuka." Kata sangulun masih relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Banyak orang yang masih menggunakan gelar atau jabatan tertentu untuk menunjukkan penghormatan dan kesetiaan terhadap seorang tuan atau penguasa. Dalam beberapa konteks, kata sangulun digunakan sebagai simbol penghormatan dan kesetiaan, sehingga masih sangat relevan dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata sangulun digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti dalam surat-surat resmi atau pidato. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kata sangulun masih digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam komunikasi informal atau dalam penggunaan gelar atau jabatan tertentu.