Arti Kata "dis-" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dis-" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dis-

dis- bentuk terikat 1 tidak; tak: diskualifikasi; 2 terpisah: diskriminasi; 3 bersifat kebalikan atau lawan dr: disekuilibrium

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dis-"

📝 Contoh Penggunaan kata "dis-" dalam Kalimat

1.Pemain itu diskualifikasi karena melakukan aksi tidak sportif.
2.Pemerintah harus mengatasi diskriminasi yang dialami oleh masyarakat minoritas.
3.Stabilitas ekonomi negara terganggu akibat disekuilibrium pasar.
4.Kita harus menghindari diskriminasi berdasarkan agama dan etnis.
5.Dalam psikologi, disekuilibrium dapat menyebabkan stres dan depresi pada individu.

📚 Artikel terkait kata "dis-"

Mengenal Kata 'dis-' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dis-" - Fokus pada Arti dan Penggunaannya

Kata "dis-" adalah salah satu bentuk terikat yang umum digunakan dalam bahasa Indonesia. Kata ini memiliki makna yang beragam, tergantung pada konteksnya. Secara umum, "dis-" berarti tidak, tak, atau terpisah. Namun, ketika digunakan dalam kalimat, makna "dis-" dapat berubah menjadi bersifat kebalikan atau lawan dari kata yang diikuti.

Apa itu Kata "dis-"? Sejarah dan Konteksnya

Kata "dis-" berasal dari bahasa Latin "dis-", yang artinya tidak atau tidak sama. Pada masa lalu, kata ini digunakan dalam bahasa Indonesia untuk mengindikasikan bahwa suatu aksi atau keadaan tidak terjadi atau tidak ada. Namun, seiring perkembangan bahasa, makna "dis-" telah berkembang menjadi lebih luas dan kompleks.

Contoh Penggunaan Kata "dis-" dalam Kalimat

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "dis-" dalam kalimat yang alami: - Pemain tersebut **dibubarkan** dari tim karena terlibat dalam skandal kejuaraan. (di- + bubarkan) - Diskriminasi terhadap minoritas masih menjadi masalah yang serius di masyarakat. (dis- + diskriminasi) - Posisi komponen mesin yang **disekuilibrium** dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. (dis- + sekuilibrium)

Kata "dis-" dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia

Kata "dis-" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia. Misalnya, konsep **diskriminasi** telah menjadi topik yang hangat dalam diskusi sosial dan politik. Selain itu, kata "dis-" juga digunakan dalam kalimat untuk mengindikasikan bahwa suatu aksi atau keadaan tidak terjadi atau tidak ada, seperti "**dibubarkan**" atau "**diblokir**". Dalam keseluruhan, kata "dis-" adalah sebuah kata yang kompleks dan beragam, dan dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk mengindikasikan makna yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan penggunaan kata "dis-" dalam bahasa Indonesia.