Arti Kata "sebun" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sebun" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sebun

se·bun a 1 tidak habis-habisnya; terbengkalai (tt pekerjaan); 2 tidak lekas bermata (tt bisul): bisulnya --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sebun"

📝 Contoh Penggunaan kata "sebun" dalam Kalimat

1.Pekerjaan ini selesai, namun bisulnya masih belum sembuh, dan masih terdapat beberapa sebun yang tidak lekas bermata.
2.Dia sangat frustrasi karena proyek ini telah terbengkalai dan tidak ada kemungkinan untuk diselesaikan lagi karena ada sebun yang tidak pernah habis.
3.Pada akhirnya, dia mengambil keputusan untuk menghentikan proyek tersebut dan mengalihkan perhatian ke proyek lain yang lebih menjanjikan, karena proyek ini telah menjadi sebun yang tidak bisa diselesaikan.
4.Karena kurangnya perhatian, bisul di wajahnya semakin membesar dan menjadi sebun yang tidak lekas bermata.
5.Di komunitas ini, kami sedang mencari solusi untuk mengatasi sebun yang tidak pernah habis-habisnya dalam bidang sosial dan ekonomi.

📚 Artikel terkait kata "sebun"

Mengenal Kata 'sebun' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sebun" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sebun" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini didefinisikan sebagai "tidak habis-habisnya; terbengkalai" atau "tidak lekas bermata". Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang tidak bergerak maju atau stagnan.

Contoh Penggunaan Kata "Sebun" dalam Kalimat

Kata "sebun" sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Contohnya, kalimat "Proyek yang saya jalankan telah menjadi sebun, tidak ada kemajuan apa pun." menunjukkan bahwa proyek tersebut tidak bergerak maju atau stagnan. Selain itu, kalimat "Bisul pada leher saya sudah menjadi sebun, tidak ada tanda-tanda penyembuhan." menggambarkan kondisi bisul yang tidak bergerak maju atau tidak lekas sembuh.

Relevansi Kata "Sebun" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sebun" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks mencapai tujuan atau mencapai kesuksesan. Ketika kita menghadapi tantangan atau hambatan, kita seringkali merasa bahwa situasi tersebut menjadi sebun, tidak ada kemajuan apa pun. Namun, dengan motivasi dan keinginan yang kuat, kita dapat mengatasi hambatan tersebut dan mencapai tujuan kita.