Arti Kata "miksoedema" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "miksoedema" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

miksoedema

mik·so·e·de·ma /miksoédéma/ n Dok penyakit krn cacat atau ketunaan kelenjar gondok

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "miksoedema"

📝 Contoh Penggunaan kata "miksoedema" dalam Kalimat

1.Pengidap penyakit miksoedema harus menjalani terapi rutin untuk mengobati gangguan kelenjar gondok.
2.Pasien di rumah sakit mengalami gejala miksoedema, sehingga dokter melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
3.Penelitian medis menunjukkan bahwa miksoedema dapat diakibatkan oleh kerusakan pada kelenjar gondok.
4.Klien yang memiliki miksoedema harus berhati-hati dalam mengonsumsi makanan yang tinggi garam.
5.Dokter mengatakan bahwa miksoedema adalah kondisi medis yang memerlukan pengobatan yang tepat dan rutin.

📚 Artikel terkait kata "miksoedema"

Mengenal Kata 'miksoedema' - Inspirasi dan Motivasi

Miksoedema: Dok Penyakit Kelenjar Gondok

Miksoedema adalah sebuah istilah yang digunakan dalam kedokteran untuk menggambarkan salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada kelenjar gondok. Dok penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti cacat atau ketunaan pada kelenjar gondok. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, dengan "mikso-" yang berarti "gondok" dan "-edema" yang berarti "pembengkakan". Dalam sejarah, miksoedema telah menjadi topik perdebatan di kalangan ilmuwan dan dokter. Mereka berusaha untuk memahami penyebab dan gejala penyakit ini, serta mencari cara pengobatan yang efektif. Dalam beberapa dekade terakhir, penelitian telah menunjukkan bahwa miksoedema dapat diatasi dengan perawatan yang tepat, seperti penggunaan obat-obatan dan perubahan gaya hidup. Miksoedema seringkali dijumpai pada orang-orang yang memiliki riwayat penyakit menular, seperti penyakit tiroid. Dok penyakit ini dapat menyebabkan gejala seperti pembengkakan pada wajah, leher, dan bahu. Selain itu, miksoedema juga dapat menyebabkan perubahan pada suhu tubuh dan detak jantung. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan medis secara teratur untuk mendeteksi gejala awal miksoedema. Dalam kehidupan sehari-hari, miksoedema dapat menjadi masalah yang serius jika tidak diatasi dengan segera. Dok penyakit ini dapat menyebabkan kehilangan kinerja dan kualitas hidup, serta berdampak pada kesehatan mental dan emosional. Oleh karena itu, penting untuk menyadari gejala-gejala miksoedema dan mencari bantuan medis jika diperlukan. Dengan demikian, kita dapat menghindari komplikasi yang lebih serius dan menjaga kesehatan kita sejak awal.