Arti Kata "selaput dara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "selaput dara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

selaput dara

[Anat] selaput yang menutup sebagian atau seluruh muara vagina; himen

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "selaput dara"

📝 Contoh Penggunaan kata "selaput dara" dalam Kalimat

1.Kedokteran menemukan bahwa sebagian wanita memiliki selaput dara yang lebih tebal dan lebih rapat.
2.Ibu muda itu sangat khawatir jika putrinya akan mengalami perdarahan selaput dara saat melakukan hubungan seksual.
3.Dalam beberapa budaya, perayaan kehilangan selaput dara dianggap sebagai tonggak kehidupan seorang wanita dewasa.
4.Pada pemeriksaan kesehatan, dokter perlu memastikan bahwa selaput dara masih utuh sebelum melakukan penetrasi.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, perluasan pengetahuan tentang selaput dara menunjukkan kemajuan masyarakat dalam menerima kebebasan dan kemandirian wanita.

📚 Artikel terkait kata "selaput dara"

Mengenal Kata 'selaput dara' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Selaput Dara" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "selaput dara" seringkali dikaitkan dengan konsep keintiman dan keperawanan. Dalam arti resmi, **selaput dara** adalah **anat** yang menutup sebagian atau seluruh muara vagina, yaitu himen. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno dan masih dipentingkan dalam beberapa budaya, terutama dalam konteks pernikahan dan kehidupan keluarga. Namun, perlu diingat bahwa makna kontemporer dari kata ini telah berkembang dan lebih luas, melampaui aspek biologis saja.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Kata "selaput dara" seringkali digunakan dalam konteks keintiman, seperti dalam kalimat: "Ia menghargai **selaput dara**nya seperti harta yang berharga." Dalam kalimat lain, kata ini digunakan sebagai metafora untuk melambangkan keperawanan dan kehormatan, seperti: "Ia harus melewati ujian **selaput dara**nya sebelum menikah." Contoh lainnya adalah: "Ia sangat peduli dengan **selaput dara**nya dan tidak ingin kehilangannya sebelum waktunya."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "selaput dara" masih memiliki relevansi, terutama dalam konteks kehidupan keluarga dan pernikahan. Namun, makna kontemporer dari kata ini telah berkembang dan lebih luas. Banyak perempuan yang tidak mempedulikan lagi makna biologis dari kata ini, dan lebih memilih untuk melihatnya sebagai simbol kebebasan dan kekuatan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna kontemporer dari kata "selaput dara" dan tidak hanya terbatas pada aspek biologis saja.