Arti Kata "selingkup" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "selingkup" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

selingkup

se·ling·kup, me·nye·ling·kup v 1 menudungi; menutupi; 2 melingkungi; 3 meliputi;
me·nye·ling·kupi v melingkupi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "selingkup"

📝 Contoh Penggunaan kata "selingkup" dalam Kalimat

1.Seluruh wilayah negara melingkupi hamparan hutan yang luas dan hijau.
2.Pengajar menempatkan anak buahnya di bawah selingkup atap kelas yang nyaman.
3.Pada malam hari, bintang-bintang di langit melingkupi dengan keindahan yang tak tergantikan.
4.Ibu selalu menutupi adik-adiknya dengan kasih sayang yang tulus dan penuh kasih.
5.Masyarakat di kota besar melingkupi dengan kekayaan budaya yang kaya dan beragam.

📚 Artikel terkait kata "selingkup"

Mengenal Kata 'selingkup' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Selingkup" - Makna dan Konteks

Kata "selingkup" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, yaitu menudungi, menutupi, melingkungi, atau meliputi. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks sejak zaman kuno. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan aksi atau kondisi yang melibatkan penutupan atau penutupan suatu area atau objek. Selingkup sebagai kata kerja memiliki makna yang jelas, yaitu menutupi atau menutupi suatu area atau objek. Misalnya, "pohon yang selingkup rumah kami" atau "bantal yang selingkup kepala saya". Dalam kalimat ini, kata "selingkup" digunakan untuk menggambarkan aksi penutupan atau penutupan. Selain itu, kata "selingkup" juga digunakan dalam kalimat yang melibatkan melingkungi atau meliputi. Contoh, "desa yang selingkup oleh hutan" atau "kota yang selingkup oleh lautan". Dalam kalimat ini, kata "selingkup" digunakan untuk menggambarkan kondisi atau situasi yang melibatkan penutupan atau penutupan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "selingkup" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks budaya atau tradisi, kata "selingkup" digunakan untuk menggambarkan aksi atau kondisi yang melibatkan penutupan atau penutupan. Contoh, "upacara yang selingkup oleh kebudayaan" atau "tradisi yang selingkup oleh agama". Dalam kalimat ini, kata "selingkup" digunakan untuk menggambarkan konteks atau kondisi yang melibatkan penutupan atau penutupan. Dengan demikian, kata "selingkup" memiliki makna yang jelas dan luas dalam bahasa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan aksi atau kondisi yang melibatkan penutupan atau penutupan.