Arti Kata "semai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "semai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

semai

se·mai n benih tumbuhan (yg sudah berkecambah) yg akan ditanam lagi sbg bibit di tempat lain): -- padi; -- kopi;
me·nye·mai v menanam (menaburkan) benih (biji-bijian) di tempat yg tersedia untuk menghasilkan bibit tanaman yg akan ditanam lagi di tempat lain;
me·nye·mai·kan v 1 menyemai; 2 ki memupuk (menyebarkan) cita-cita (semangat): pidatonya - semangat kebangsaan;
ter·se·mai v 1 sudah disemaikan; 2 ki telah tersirat di dl hati: sudah sejak kecil cita-cita itu - di dl hatinya;
se·mai·an n hasil menyemai; semai;
per·se·mai·an n pesemaian;
mem·per·se·mai·kan v membibitkan; menjadikan semai: ia beruntung krn dapat - bunga tulip hitam;
pe·se·mai·an n tempat menyemai(kan) bibit pohon (biji-biji): - padi;
pe·nye·mai·an n proses, cara, perbuatan menyemaikan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "semai"

📝 Contoh Penggunaan kata "semai" dalam Kalimat

1.Pada musim tanam, petani melakukan penyemaian benih padi di pekarangan.
2.Bibit kopi yang telah disemai selama beberapa minggu sudah siap untuk dipindahkan ke kebun.
3.Di sekolah, murid-murid melakukan kegiatan menyemai biji untuk menanam pohon di taman.
4.Sebagai seorang pendiri perusahaan, ia memiliki cita-cita untuk meningkatkan semangat karyawan.
5.Pada hari ulang tahunnya, dia mendapat hadiah semai bunga tulip hitam yang cantik.

📚 Artikel terkait kata "semai"

Mengenal Kata 'semai' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Makna Semai dalam Bahasa Indonesia

Kata semai memiliki arti yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, semai merujuk pada benih tumbuhan yang telah berkecambah dan akan ditanam lagi sebagai bibit di tempat lain. Namun, arti ini tidak hanya terbatas pada tanaman padi atau kopi, melainkan juga dapat digunakan untuk jenis tanaman lainnya.

Sejarah dan Konteks Sosial Semai

Dalam konteks sejarah, kata semai memiliki makna yang terkait dengan proses penyemaian bibit tanaman. Dalam masa lalu, menyemaikan bibit padi atau kopi adalah proses yang penting dalam menghasilkan hasil panen yang besar. Proses ini melibatkan penggunaan benih yang baik dan lingkungan yang tepat untuk memastikan bibit tersebut dapat tumbuh dengan baik. Dalam beberapa tahun terakhir, kata semai telah berkembang dalam maknanya, sehingga tidak hanya terbatas pada proses penyemaian bibit tanaman, melainkan juga dapat digunakan untuk menyiratkan gagasan atau cita-cita.

Contoh Penggunaan Semai dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata semai dalam kalimat yang alami: * "Pengusaha muda itu beruntung karena dapat memperoleh semai padi yang berkualitas tinggi dari produsen terpercaya." * "Setelah semai kopi di kebun, petani harus memantau kondisi lingkungan untuk memastikan bibit dapat tumbuh dengan baik." * "Gagasan untuk membangun sekolah baru semai di hati warga sejak beberapa tahun yang lalu."

Relevansi Semai dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata semai memiliki relevansi yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata semai dapat digunakan untuk menyiratkan gagasan atau cita-cita. Misalnya, ketika seseorang ingin memulai bisnis baru, mereka dapat mengatakan bahwa gagasan bisnis tersebut telah semai di hati mereka. Dalam konteks ini, semai tidak hanya merujuk pada proses penyemaian bibit tanaman, melainkan juga dapat digunakan untuk menyiratkan gagasan atau cita-cita.

Kata yang Mirip

semaian