Arti Kata "semaja" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "semaja" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

semaja

se·ma·ja kl adv sahaja; memang; sebenarnya; sesungguhnya: jikalau demikian -- patutlah rajamu itu akan suamiku

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "semaja"

📝 Contoh Penggunaan kata "semaja" dalam Kalimat

1.semaja ini bukanlah pilihan yang tepat untuk karir saya.
2.Kata-kata semaja menghiasi percakapan sehari-hari kami.
3.Dalam puisi tersebut, semaja menjadi kata kunci untuk menggambarkan suasana hati sang penulis.
4.Saya tidak setuju dengan keputusan semaja, tapi saya harus menerima.
5.Dalam konteks budaya, semaja seringkali digunakan untuk mengungkapkan kebenaran.

📚 Artikel terkait kata "semaja"

Mengenal Kata 'semaja' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "semaja" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "semaja" sering kali digunakan dalam percakapan sehari-hari, namun maknanya masih belum jelas bagi banyak orang. Kata ini memiliki arti resmi sebagai "sahaja; memang; sebenarnya; sesungguhnya" dan digunakan untuk mengungkapkan kebenaran atau kenyataan. Kata "semaja" dalam Konteks Historis Kata "semaja" sendiri berasal dari bahasa Indonesia kuno, yang digunakan untuk mengungkapkan kebenaran atau kenyataan. Dalam bahasa Jawa, kata "semaja" memiliki arti yang sama, yaitu "sahaja" atau "memang". Dalam konteks sejarah, kata "semaja" digunakan untuk mengungkapkan kebenaran atau kenyataan yang tidak dapat diubah atau dipungkiri. Contoh Penggunaan Kata "semaja" Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "semaja" dalam kalimat yang alami: * "Semaja, aku tidak bisa pergi ke pesta malam ini." * "Dia bilang bahwa semaja dia tidak suka makan sayuran." * "Semaja, aku sudah tidak memiliki uang lagi untuk membeli bensin." Dalam contoh-contoh di atas, kata "semaja" digunakan untuk mengungkapkan kebenaran atau kenyataan yang tidak dapat diubah atau dipungkiri. Kata "semaja" dalam Kehidupan Sehari-hari Kata "semaja" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "semaja" digunakan untuk mengungkapkan kebenaran atau kenyataan yang tidak dapat diubah atau dipungkiri. Contohnya, jika seseorang bertanya "Apakah kamu suka makan nasi goreng?", maka jawaban yang tepat adalah "Semaja, aku suka makan nasi goreng." Dalam kalimat ini, kata "semaja" digunakan untuk mengungkapkan kebenaran atau kenyataan yang tidak dapat diubah atau dipungkiri.