Arti Kata "sempat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sempat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sempat

sem·pat 1 v ada waktu (untuk); ada peluang atau keluasan (untuk): kalau -- , saya akan datang ke sana malam ini; ia tidak -- membawa bekal makanan; 2 adv pernah: di daerah itu banyak pencuri yg -- menghebohkan masyarakat;
me·nyem·pat v menantikan waktu (peluang yg baik);
me·nyem·pati v mendapat waktu (peluang) untuk;
me·nyem·pat·kan v 1 mengadakan waktu (peluang) untuk; meluangkan waktu; 2 memberi waktu (peluang, keluasan, dsb) untuk; memberi kesempatan kpd;
ke·sem·pat·an n waktu (keluasan, peluang, dsb) untuk: setelah ceramah selesai, pendengar diberi - untuk bertanya;
- kerja tersedianya lowongan pekerjaan yg ditawarkan dl pasar kerja, baik pemerintah maupun swasta;
ber·ke·sem·pat·an v mempunyai waktu (peluang, keluasan);
sem·pat-sem·pat·nya adv sempat: empat orang pengawal dan seorang fotografer, yg selama ini terdengar galak dan seram, - menampakkan diri di masjid terbesar itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sempat"

📝 Contoh Penggunaan kata "sempat" dalam Kalimat

1.Saya akan datang ke sana malam ini, kalau ada waktu.
2.Ia tidak membawa bekal makanan karena tidak sempat memasak.
3.Di daerah itu banyak pencuri yang sempat menghebohkan masyarakat dengan tindakan mereka.
4.Saya menantikan waktu yang baik untuk menghadiri konferensi internasional itu.
5.Setelah ceramah selesai, pendengar diberi kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

📚 Artikel terkait kata "sempat"

Mengenal Kata 'sempat' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Sempat dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Penggunaannya

Kata **sempat** memiliki makna yang luas dan mendalam dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini memiliki arti 'ada waktu' atau 'ada peluang'. Dalam konteks historis, kata sempat sering digunakan dalam kalimat perintah atau tugas yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Misalnya, "Saya harus **sempat** menyelesaikan tugas ini hari ini" atau "Saya tidak **sempat** membawa bekal makanan karena lupa". Dalam kehidupan sehari-hari, kata sempat sering digunakan dalam kalimat yang mengungkapkan kemungkinan atau kesempatan. Contohnya, "Kalau **sempat**, saya akan datang ke sana malam ini" atau "Saya tidak **sempat** mengikuti acara itu karena kesibukan". Kata sempat juga digunakan untuk mengungkapkan keinginan atau harapan. Misalnya, "Saya **sempat** berharap dapat menang dalam lomba itu". Dalam budaya Indonesia modern, kata sempat memiliki relevansi yang signifikan. Dalam konteks pekerjaan, kata sempat digunakan untuk mengungkapkan kemampuan atau kesempatan. Misalnya, "Saya memiliki kesempatan untuk **sempat** bekerja di luar negeri" atau "Saya tidak **sempat** mendapatkan kesempatan untuk mengejar karir". Dalam konteks sosial, kata sempat digunakan untuk mengungkapkan keinginan atau harapan. Misalnya, "Saya **sempat** berharap dapat menikmati liburan di pantai".

Penggunaan Kata Sempat dalam Kalimat

Kata sempat dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk mengungkapkan makna yang berbeda-beda. Misalnya, "Saya **sempat** menikmati makanan di restoran itu" atau "Saya tidak **sempat** mengikuti acara itu karena kesibukan". Kata sempat juga dapat digunakan dalam kalimat yang mengungkapkan kemungkinan atau kesempatan. Misalnya, "Kalau **sempat**, saya akan datang ke sana malam ini" atau "Saya tidak **sempat** membawa bekal makanan karena lupa".

Relevansi Kata Sempat dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata sempat memiliki relevansi yang signifikan. Dalam konteks pekerjaan, kata sempat digunakan untuk mengungkapkan kemampuan atau kesempatan. Misalnya, "Saya memiliki kesempatan untuk **sempat** bekerja di luar negeri" atau "Saya tidak **sempat** mendapatkan kesempatan untuk mengejar karir". Dalam konteks sosial, kata sempat digunakan untuk mengungkapkan keinginan atau harapan. Misalnya, "Saya **sempat** berharap dapat menikmati liburan di pantai".