Arti Kata "seperti ayam pulang ke pautan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seperti ayam pulang ke pautan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seperti ayam pulang ke pautan

seperti ayam pulang ke pa.ut.an Peribahasa sudah pada tempatnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seperti ayam pulang ke pautan"

📝 Contoh Penggunaan kata "seperti ayam pulang ke pautan" dalam Kalimat

1.Seperti ayam pulang ke pa.ut.an, dia akhirnya memahami pelajaran tersebut dengan baik.
2.Ketika dia kembali ke lapangan kerja, seperti ayam pulang ke pa.ut.an, dia siap untuk menerima tanggung jawab baru.
3.Dalam novel tersebut, ketika tokoh utama kembali ke kampung halaman, seperti ayam pulang ke pa.ut.an, dia merasakan keamanan yang sangat.
4.Di sekolah, guru mengatakan bahwa siswa yang telah menyelesaikan tugas, seperti ayam pulang ke pa.ut.an, sudah siap untuk menghadapi ujian.
5.Dalam masyarakat, di mana seseorang telah menyelesaikan tugas atau tanggung jawab, seperti ayam pulang ke pa.ut.an, maka orang itu memiliki kehormatan yang tinggi.

📚 Artikel terkait kata "seperti ayam pulang ke pautan"

Mengenal Kata 'seperti ayam pulang ke pautan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "seperti ayam pulang ke pautan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "seperti ayam pulang ke pautan" merupakan salah satu peribahasa yang sudah ada sejak lama di Indonesia. Maknanya adalah 'seperti ayam pulang ke pa.ut.an, peribahasa sudah pada tempatnya'. Namun, apakah Anda tahu apa maknanya yang sebenarnya? Makna yang sebenarnya dari peribahasa ini adalah bahwa jika sesuatu sudah pada tempatnya, maka tidak perlu lagi dipindahkan atau diubah. Ayam pulang ke pautan adalah contoh yang tepat untuk menjelaskan makna ini. Ayam yang masih kecil dikeluarkan dari telur dan ditempatkan di pautan, sehingga tidak bisa keluar lagi dari tempatnya. Demikian juga dengan peribahasa, jika sudah pada tempatnya, maka tidak perlu lagi diubah atau dipindahkan. Peribahasa ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjelaskan bahwa sesuatu sudah cukup baik dan tidak perlu lagi diubah. Misalnya, "Anda sudah lulus ujian, maka Anda sudah bisa dipanggil untuk menjadi guru, seperti ayam pulang ke pautan, peribahasa sudah pada tempatnya". Dalam contoh ini, peribahasa digunakan untuk menjelaskan bahwa jika Anda sudah lulus ujian, maka Anda sudah cukup siap untuk menjadi guru dan tidak perlu lagi dipindahkan ke kelas lain. Peribahasa ini juga relevan dalam kehidupan sehari-hari karena sering kali kita merasa bahwa sesuatu tidak tepat atau tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Namun, peribahasa "seperti ayam pulang ke pautan" mengingatkan kita bahwa jika sudah pada tempatnya, maka tidak perlu lagi diubah. Dengan demikian, kita dapat lebih yakin dan stabil dalam menghadapi tantangan hidup. Dalam budaya Indonesia modern, peribahasa "seperti ayam pulang ke pautan" masih digunakan dengan intensitas yang tinggi. Banyak orang yang menggunakan peribahasa ini dalam percakapan sehari-hari untuk menjelaskan bahwa sesuatu sudah cukup baik dan tidak perlu lagi diubah. Dengan demikian, peribahasa ini tetap relevan dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kesimpulan, kata "seperti ayam pulang ke pautan" adalah peribahasa yang sudah ada sejak lama di Indonesia. Maknanya adalah 'seperti ayam pulang ke pa.ut.an, peribahasa sudah pada tempatnya'. Peribahasa ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjelaskan bahwa sesuatu sudah cukup baik dan tidak perlu lagi diubah.