Arti Kata "serondeng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "serondeng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

serondeng

se·ron·deng /serondéng/ ? serundeng

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "serondeng"

📝 Contoh Penggunaan kata "serondeng" dalam Kalimat

1.Dalam kesempatan ini, ibu memasak serondeng dengan bumbu khas.
2.Saya memutuskan untuk membeli serondeng sebagai bekal makan siang.
3.Rasa serondeng yang lezat membuat saya ingin membelinya lagi.
4.serondeng tradisional biasanya dibuat dengan menggunakan santan dan laos.
5.serondeng khas Minangkabau selalu menjadi favorit saya ketika berwisata ke Sumatera Barat.

📚 Artikel terkait kata "serondeng"

Mengenal Kata 'serondeng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "serondeng" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "serondeng" adalah salah satu istilah yang mungkin tidak terlalu umum digunakan dalam bahasa sehari-hari, tetapi memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks kuliner tradisional Indonesia. Dalam arti resmi, serondeng adalah kacang tanah yang telah digoreng dan dihaluskan, kemudian dipadukan dengan rempah-rempah lainnya. Konteks historis penyebutan kata ini dapat dilihat dari tradisi makanan Sunda, yaitu kacang tanah serondeng yang biasanya disajikan sebagai hidangan pendamping. Penggunaan kata serondeng juga dapat ditemukan dalam berbagai kalimat yang alami. Contohnya, "Makanan khas Sunda seperti serondeng dan pepes ikan sangat lezat." Atau, "Kita bisa menambahkan serondeng sebagai garnish untuk membuat hidangan lebih menarik." Selain itu, kata ini juga bisa digunakan sebagai kata baku untuk menggambarkan kacang tanah yang telah diolah dengan cara yang sama. Dalam kehidupan sehari-hari, kata serondeng masih relevan dan sering digunakan dalam konteks kuliner Indonesia. Dalam beberapa restoran yang menyajikan hidangan khas Sunda, serondeng seringkali disajikan sebagai hidangan pendamping yang lezat dan unik. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan sebagai inspirasi bagi para koki atau penulis resep untuk menciptakan hidangan yang baru dan menarik.