Arti Kata "sesajen" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sesajen" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sesajen

se·sa·jen /sesajén/ lihat sajen

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sesajen"

📝 Contoh Penggunaan kata "sesajen" dalam Kalimat

1.Di festival budaya, warga memasang sesajen di atas meja untuk menandai awal acara.
2.sesajen yang sederhana dibuat dari daun dan ranting untuk menghormati leluhur.
3.Pada upacara pernikahan, pasangan muda meletakkan sesajen di depan pintu untuk mendapatkan berkah.
4.Pada zaman dahulu, masyarakat membuat sesajen dari tanah liat untuk memohon hujan.
5.sesajen yang indah dibuat dari bunga dan dedaunan untuk mengenang orang yang meninggal.

📚 Artikel terkait kata "sesajen"

Mengenal Kata 'sesajen' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sesajen" - Inspirasi dari Tradisi Leluhur

Kata "sesajen" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, sesajen berarti sesuatu yang disajikan sebagai bentuk penghormatan atau perlambang. Dalam konteks sejarah, sesajen sering digunakan dalam tradisi adat istiadat di berbagai wilayah Indonesia, terutama dalam upacara keagamaan dan peringatan hari raya. Dalam tradisi Jawa, misalnya, sesajen berupa benda-benda yang dianggap sakral dan dijadikan sebagai penghormatan kepada dewa-dewa yang dihormati. Dalam kehidupan sehari-hari, sesajen masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "dia menawarkan sesajen kepada dewa untuk memohon keselamatan" atau "dia membuat sesajen untuk menghormati leluhur". Contoh lain adalah "dia membawa sesajen ke tempat suci untuk berdoa". Dalam kalimat-kalimat tersebut, sesajen digunakan sebagai kata yang sangat spesifik dan memiliki makna yang jelas. Dalam masyarakat modern, sesajen masih memiliki relevansi dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam dunia pariwisata, sesajen digunakan sebagai atraksi wisata yang menarik. Pada saat-saat tertentu, seperti Idul Fitri atau Lebaran, sesajen digunakan sebagai simbol kebersamaan dan perayaan. Bahkan, dalam dunia seni, sesajen digunakan sebagai inspirasi bagi karya-karya seni yang sangat indah. Dengan demikian, sesajen tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.