Arti Kata "seterpuruk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seterpuruk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seterpuruk

se.ter.pu.ruk Adjektiva (kata sifat) sangat jatuh: tidak terlintas sedikit pun di benak kita bahwa nilai rupiah akan seterpuruk seperti sekarang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seterpuruk"

📝 Contoh Penggunaan kata "seterpuruk" dalam Kalimat

1.Nilai mata uang rupiah yang seterpuruk ini telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan sosial.
2.Kondisi inflasi yang seterpuruk telah menyebabkan harga barang-barang pokok meningkat drastis.
3.Ekonomi negara ini sedang mengalami krisis yang sangat seterpuruk, sehingga banyak pekerja kehilangan pekerjaan.
4.Perekonomian negara yang seterpuruk telah memperburuk kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan tingkat kemiskinan.
5.Dalam sejarah perdagangan internasional, harga emas pernah seterpuruk karena inflasi yang tinggi di beberapa negara.

📚 Artikel terkait kata "seterpuruk"

Mengenal Kata 'seterpuruk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "seterpuruk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "seterpuruk" sering digunakan dalam konteks keuangan, tetapi apa sebenarnya maknanya? Kata ini berasal dari kata "terpuruk" yang berarti jatuh atau merosot secara signifikan. Dalam konteks keuangan, "seterpuruk" digunakan untuk menggambarkan nilai suatu mata uang atau indeks keuangan yang telah menurun drastis. Dalam sejarah, kata "seterpuruk" terkadang digunakan untuk menggambarkan kondisi keuangan ekonomi yang sulit. Misalnya, pada tahun 1997, Indonesia mengalami krisis keuangan yang menyebabkan nilai rupiah menurun drastis dan ekonomi negara tersebut mengalami kemerosotan yang signifikan. Dalam konteks ini, kata "seterpuruk" digunakan untuk menggambarkan kemerosotan ekonomi yang sangat parah. Contoh penggunaan kata "seterpuruk" dalam kalimat yang alami adalah: "Nilai rupiah sedang seterpuruk dan banyak orang yang khawatir tentang masa depan ekonomi negara." atau "Harga saham sedang seterpuruk dan banyak investor yang kehilangan uang karena investasi mereka." Kata "seterpuruk" juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keuangan. Banyak orang yang masih mengingat krisis keuangan tahun 1997 dan masih khawatir tentang kemungkinan krisis keuangan lainnya. Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau kondisi keuangan ekonomi dan membuat rencana keuangan yang bijak untuk menghadapi kemungkinan krisis keuangan di masa depan.

Relevansi Kata "seterpuruk" dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata "seterpuruk" sering digunakan dalam konteks keuangan dan ekonomi. Banyak orang yang menggunakan kata ini untuk menggambarkan kemerosotan ekonomi atau nilai mata uang yang menurun drastis. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna kata "seterpuruk" dan menggunakan kata ini dengan benar dalam konteks yang tepat. Dengan demikian, kita dapat menghindari kesalahpahaman dan membuat komunikasi yang lebih efektif.