Arti Kata "perang pandan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perang pandan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perang pandan

upacara keagamaan di Bali, diadakan pada bulan kelima menurut kalender Bali, berupa perkelahian yang melibatkan puluhan pasang manusia yang bersenjatakan pandan berduri (batang dan daunnya) dan bertamengkan nyiru

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perang pandan"

📝 Contoh Penggunaan kata "perang pandan" dalam Kalimat

1.Di Bali, perang pandan adalah upacara keagamaan yang penuh kejutan.
2.Saya baru saja menyaksikan perang pandan yang digelar di desa adat.
3.Pada bulan kelima, penduduk desa mengadakan perang pandan sebagai upaya memohon hujan.
4.Di museum Budaya Bali, terdapat penjelasan tentang sejarah perang pandan sebagai warisan budaya.
5.Pada zaman dulu, perang pandan diadakan sebagai upaya memulihkan keharmonisan masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "perang pandan"

Mengenal Kata 'perang pandan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "perang pandan" - Kearifan dan Budaya Bali

Menelusuri Makna dan Konteks Sejarah

Perang pandan, atau upacara keagamaan di Bali, memiliki makna yang kaya dan kompleks. Pada bulan kelima menurut kalender Bali, warga Bali akan mengadakan perang pandan sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada dewa-dewa. Perang pandan berupa perkelahian yang melibatkan puluhan pasang manusia yang bersenjatakan pandan berduri dan bertamengkan nyiru. Upacara ini memiliki tujuan untuk memohon hujan dan kesuburan, serta sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Contoh Penggunaan Kata "perang pandan" dalam Kalimat

Penggunaan kata "perang pandan" dalam kalimat dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang makna dan konteksnya. Misalnya, "Pada bulan kelima, masyarakat Bali akan mengadakan perang pandan sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada dewa-dewa." Atau, "Perang pandan adalah upacara keagamaan yang melibatkan puluhan pasang manusia yang bersenjatakan pandan berduri dan bertamengkan nyiru." Dengan demikian, kata "perang pandan" dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang makna dan konteksnya.

Relevansi Kata "perang pandan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "perang pandan" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun perang pandan adalah upacara keagamaan yang unik, namun makna dan konteksnya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, kita dapat mengambil inspirasi dari perang pandan sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada sesama. Dengan demikian, kata "perang pandan" dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kearifan dan budaya Bali.