Arti Kata "skleroterapi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "skleroterapi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

skleroterapi

skle·ro·te·ra·pi /skléroérapi/ n penyembuhan penyakit bawasir dng jalan menyuntik lubang pelepasan untuk menghentikan perdarahan dan mengempiskan luka agar pembuluh darah menjadi kaku dan keras

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "skleroterapi"

📝 Contoh Penggunaan kata "skleroterapi" dalam Kalimat

1.Dokter menyarankan skleroterapi sebagai tindakan medis untuk mengatasi bawasir.
2.Dia melakukan skleroterapi pada pasien yang mengalami perdarahan berkepanjangan.
3.skleroterapi telah digunakan selama beberapa dekade untuk mengobati penyakit bawasir.
4.Saya tidak tahu apakah saya harus menjalani skleroterapi atau operasi untuk menghilangkan bawasir.
5.Dokter spesialis menggunakan skleroterapi sebagai salah satu metode pengobatan yang efektif.

📚 Artikel terkait kata "skleroterapi"

Mengenal Kata 'skleroterapi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Skleroterapi" - Inspirasi dan Motivasi

Skleroterapi adalah suatu metode penyembuhan penyakit bawasir yang dilakukan dengan menyuntik lubang pelepasan untuk menghentikan perdarahan dan mengempiskan luka. Tujuan dari prosedur ini adalah membuat pembuluh darah menjadi kaku dan keras sehingga tidak lagi menyebabkan perdarahan. Kata "skleroterapi" berasal dari kata skleros yang berarti keras dan therapeia yang berarti penyembuhan. Dalam konteks sejarah, metode ini telah digunakan sejak abad ke-19 sebagai salah satu cara untuk mengobati bawasir. Pada awalnya, skleroterapi dilakukan dengan menggunakan alkohol atau asam asetat yang diinjeksikan ke dalam pembuluh darah untuk menghentikan perdarahan. Dalam penggunaan sehari-hari, kata "skleroterapi" sering digunakan dalam konteks medis, seperti "pasien menjalani skleroterapi untuk mengobati bawasir" atau "dokter merekomendasikan skleroterapi sebagai alternatif untuk operasi". Selain itu, skleroterapi juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti "penyakit bawasir masih menjadi masalah di Indonesia dan perlu diatasi dengan skleroterapi atau metode lainnya".