Arti Kata "solanina" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "solanina" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

solanina

so·la·ni·na n Kim glikosida bersifat racun yg terdapat dl kecambah kentang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "solanina"

📝 Contoh Penggunaan kata "solanina" dalam Kalimat

1.Kandungan solanina pada kecambah kentang menyebabkan keracunan pada manusia.
2.Dokter menganjurkan untuk tidak mengkonsumsi kecambah kentang yang mengandung solanina.
3.Penggunaan solanina dalam pengobatan tidak disarankan karena sifat racunnya.
4.Kandungan solanina pada tanaman kentang dapat menyebabkan keracunan pada hewan ternak.
5.Penelitian telah menemukan cara untuk menghilangkan solanina pada kecambah kentang tanpa mengurangi kualitasnya.

📚 Artikel terkait kata "solanina"

Mengenal Kata 'solanina' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Solanina": Bahaya dan Pentingnya

Kata solanina seringkali terdengar asing bagi banyak orang, terutama mereka yang tidak familiar dengan dunia kedokteran atau botani. Namun, dalam konteks alami, solanina memiliki makna yang sangat penting. Dalam bahasa Indonesia, solanina didefinisikan sebagai glikosida bersifat racun yang terdapat dalam kecambah kentang. Sejarahnya, solanina telah diketahui oleh ahli-ahli botani dan kedokteran sejak lama, dan telah menjadi bahan perhatian dalam penelitian sains. Solanina sendiri memiliki sifat racun yang dapat membahayakan kesehatan manusia jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Oleh karena itu, penting untuk menghindari konsumsi kecambah kentang yang tidak matang atau tidak diketahui asal-usulnya. Dalam beberapa kasus, solanina telah digunakan sebagai bahan dalam penelitian medis untuk mencari obat-obatan baru. Meskipun demikian, solanina masih dianggap sebagai bahan berbahaya yang perlu dihindari. Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata solanina dalam konteks yang alami: "Penggunaan solanina dalam kecambah kentang dapat menyebabkan keracunan makanan." "Ahli-ahli botani telah menemukan bahwa solanina adalah glikosida bersifat racun yang terdapat dalam kecambah kentang." "Kita harus berhati-hati dalam mengonsumsi kecambah kentang karena solanina dapat membahayakan kesehatan kita." Dalam kehidupan sehari-hari, solanina memiliki relevansi yang cukup signifikan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui tentang bahaya solanina dan bagaimana menghindarinya. Dalam budaya Indonesia modern, solanina masih dianggap sebagai bahan berbahaya yang perlu dihindari. Oleh karena itu, kita harus tetap waspada dalam mengonsumsi makanan yang berasal dari kecambah kentang atau makanan lain yang mungkin mengandung solanina.