Arti Kata "stasioner" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "stasioner" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

stasioner

sta·si·o·ner /stasionér/ a tetap; tidak berubah; ajek (tt jumlah, nilai, ukuran, posisi, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "stasioner"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "stasioner" dalam Kalimat

1.Di kota besar, harga-harga barang menjadi stasioner selama beberapa bulan terakhir.
2.Karena nilai mata uang sedang stabil, investor memilih untuk memasukkan uang mereka ke dalam instrumen investasi berjangka panjang stasioner.
3.Dalam dunia sastra, tokoh utama seringkali memiliki sifat yang stasioner, tidak berubah selama cerita berlangsung.
4.Banyak ahli ekonomi mengatakan bahwa inflasi yang rendah dapat membantu menjaga inflasi dalam jangka panjang tetap stasioner.
5.Karena posisinya yang stasioner di atas bukit, rumah itu terlihat seperti menara yang kokoh dan tidak dapat tergoyahkan.

πŸ“š Artikel terkait kata "stasioner"

Mengenal Kata 'stasioner' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "stasioner" - Tetap dan Tidak Berubah

Kata stasioner memiliki makna yang sangat beragam dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini berarti tetap, tidak berubah, atau ajek. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks sejak zaman kolonial Belanda. Dalam bahasa Melayu kuno, kata stasioner dipengaruhi oleh bahasa Belanda, yang merupakan bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dalam pemerintahan kolonial. Kata stasioner memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam berbagai konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tetap dan tidak berubah. Misalnya, dalam kalimat: "Harga barang tersebut **stasioner** selama beberapa tahun terakhir." Dalam kalimat ini, kata stasioner digunakan untuk menggambarkan harga barang yang tidak berubah selama beberapa tahun. Selain itu, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan posisi atau lokasi yang tetap. Misalnya: "Rumah saya **stasioner** di jalan utama." Kata stasioner juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini digunakan untuk menggambarkan kesetiaan dan komitmen. Misalnya, dalam kalimat: "Dia tetap **stasioner** pada janji yang telah diberikan." Dalam kalimat ini, kata stasioner digunakan untuk menggambarkan kesetiaan dan komitmen seseorang terhadap janji yang telah diberikan. Dengan demikian, kata stasioner memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.