Arti Kata "stratopause" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "stratopause" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

stratopause

stra·to·pa·u·se n puncak lapisan inversi di bagian atas stratosfer yg tingginya antara 50— 55 km

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "stratopause"

📝 Contoh Penggunaan kata "stratopause" dalam Kalimat

1.stratopause merupakan titik tertinggi di atmosfer bumi.
2.stratopause memiliki peran penting dalam regulasi cuaca global.
3.Ilmuwan telah melakukan penelitian intensif tentang stratopause di stratosfer.
4.Perubahan iklim mempengaruhi tekanan di stratopause dan stratosfer.
5.Pada hari itu, pesawat terbang melintasi lapisan stratopause dengan mudah.

📚 Artikel terkait kata "stratopause"

Mengenal Kata 'stratopause' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Stratopause" - Puncak Lapisan Atmosfer

Kata stratopause mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya memiliki makna yang sangat signifikan dalam ilmu pengetahuan dan atmosfer. Stratopause adalah puncak lapisan inversi di bagian atas stratosfer, yang berada pada ketinggian antara 50-55 km di atas permukaan laut. Lapisan ini memiliki peran penting dalam mengatur suhu dan konsentrasi gas-gas di atmosfer. Dalam sejarah, penemuan stratopause memiliki dampak besar pada perkembangan sains dan teknologi. Pada tahun 1920-an, peneliti atmosfer mulai mengamati adanya lapisan inversi di stratosfer, yang kemudian dikenal sebagai stratopause. Penemuan ini membantu memahami bagaimana atmosfer berinteraksi dengan sinar ultraviolet dan mengembangkan model cuaca yang lebih akurat. Stratopause memiliki penggunaan yang luas dalam berbagai bidang, seperti meteorologi, fisika atmosfer, dan geologi. Contoh penggunaan stratopause dalam kalimat yang alami adalah: "Lapangan penelitian mengamati perubahan suhu di stratopause yang signifikan selama beberapa minggu terakhir." Atau, "Meteorolog menggunakan data dari stratopause untuk memprediksi cuaca di wilayah tersebut." Dalam penelitian, stratopause juga digunakan sebagai acuan untuk memahami proses kimia dan fisika di atmosfer. Dalam kehidupan sehari-hari, pengetahuan tentang stratopause dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan atmosfer. Dalam budaya Indonesia modern, stratopause dapat dihubungkan dengan konsep kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan memahami peran stratopause dalam mengatur suhu dan konsentrasi gas-gas di atmosfer, kita dapat berkontribusi pada upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah perubahan iklim.