Arti Kata "sugul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sugul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sugul

su·gul a cak masygul

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sugul"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "sugul" dalam Kalimat

1.Dalam berbagai konteks, kata "sugul" dapat digunakan sebagai kata baku untuk menyebutkan keadaan atau situasi tertentu. Berikut adalah contoh kalimat menggunakan kata "sugul":
2.sugul dalam masyarakat yang masih miskin sangatlah umum terjadi, sehingga perlu bantuan dari pemerintah.
3.Pengalaman saya sebagai mahasiswa, sugul belajar di luar kelas sangatlah penting untuk menambah pengetahuan.
4.Dalam novel tersebut, sugul hidup masyarakat yang masih tradisional menunjukkan betapa besar perubahan zaman.
5.Kondisi sugul masyarakat yang masih lemah membuat kita semakin bersemangat untuk membantu mereka.

πŸ“š Artikel terkait kata "sugul"

Mengenal Kata 'sugul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sugul" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sugul" mungkin tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, terutama di kalangan komunitas yang masih mempertahankan tradisi dan adat istiadat lama. Dalam arti resmi, sugul (suΒ·gul a cak masygul) merujuk pada kegiatan menggulung atau membalut sesuatu dengan kain atau bahan lainnya, biasanya untuk keperluan keseimbangan atau sebagai cara untuk menghindari hukum atau peraturan. Namun, di kalangan masyarakat umum, kata sugul sering digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti cara untuk mengelabui atau menghindari keadaan sulit. Misalnya, dalam kalimat "Saya harus sugul untuk menghindari pajak", sugul di sini berarti cara untuk mengelabui aturan pajak. Dalam kehidupan sehari-hari, kata sugul juga dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Saya harus sugul untuk mendapatkan pekerjaan yang tidak ada lowongan", atau "Ia harus sugul untuk menghindari konsekuensi hukum". Dalam beberapa kasus, kata sugul bahkan digunakan dalam konteks yang lebih positif, seperti "Saya berhasil sugul untuk mendapatkan hasil yang luar biasa". Dalam budaya Indonesia modern, kata sugul masih digunakan dalam berbagai konteks, terutama di kalangan masyarakat yang masih mempertahankan tradisi dan adat istiadat lama. Namun, penggunaan kata sugul juga dapat berubah-ubah tergantung pada konteks dan situasi. Dalam beberapa kasus, kata sugul digunakan sebagai cara untuk mengelabui atau menghindari keadaan sulit, sedangkan dalam kasus lain, kata sugul digunakan sebagai cara untuk mencapai hasil yang luar biasa. Dengan demikian, kata sugul masih memiliki relevansi penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.